Academiamu
No Result
View All Result
Selasa, Februari 17, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Branding Danau Toba Sebagai Jejak Letusan Gunung Api Terbesar Di Dunia Harus Menjadi Kebanggaan

by academiamu
Oktober 17, 2021
in Info Kampus, Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
Branding Danau Toba Sebagai Jejak Letusan Gunung Api Terbesar Di Dunia Harus Menjadi Kebanggaan
157
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Prof Harini Muntasib, pakar ekowisata dari IPB University menyampaikan tentang optimalisasi sektor pariwisata Danau Toba melalui pengembangan wisata berwawasan lingkungan. Ia menerangkan, branding Danau Toba sebagai danau dengan gunung berapi paling aktif di dunia perlu pertajam. 

Dosen IPB University itu menyebut, dalam interpretasi alam Toba melalui film kepada pengunjung juga perlu ditambahkan obyek biologi, geologi, dan sosial budaya. Menurutnya, jejak letusan Toba sebagai museum alam yang luar biasa perlu disorot. Ia mencontohkan, misalnya jejak berupa endapan piroklasik dan mata air panas. Di sisi lain, terdapat endapan lahar dan endapan diatom pembentuk danau yang sering diabaikan sebagai obyek geologi.

RelatedPosts

Srikandi Intelektual dari Kauman: Kisah Siti Baroroh Baried, Profesor Perempuan Pertama Indonesia yang Membawa ‘Aisyiyah ke Dunia

Mahasiswa Teknik Kimia UMS Ciptakan Hidrogel Ramah Lingkungan dari Limbah Kulit Jagung

Psikolog UMSURA Jelaskan Kasus Siswa SD di NTT yang Ditemukan Gantung Diri

Tidak hanya itu, beragam jenis tumbuhan bumbu dan obat di sekitar Danau Toba sebagai produk hasil hutan juga dapat menjadi daya tarik. Danau Toba juga memiliki berbagai jenis ikan endemik yang menarik untuk ditelusuri.

“Ada interaksi antara alam dengan masyarakat, sehingga membentuk budaya yang khas sekali, dimana masyarakat di sekitar Toba membentuk adaptasi-adaptasi, mitos dan sejarah, ini semua adalah bahan tema-tema dalam konteks interpretasi sebenarnya. Alam berbicara kepada pengunjung, berbicara kepada masyarakat,” ungkap Prof Harini Muntasib dalam International Conference Heritage of Toba: Natural and Cultural Diversity yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Kompas, secara daring, 13/10.

Dosen IPB University dari Fakultas Kehutanan dan Lingkungan itu juga menyebut, peta wisata atau perencanaan interpretasi dapat disusun dalam rangka pengembangan.  Dari data tersebut, dapat dibangun juga information center bagi para pengunjung wisata.  

Ia turut menyarankan supaya dibuat suatu film berdasarkan skenario cerita interpretasi terjadinya Danau Toba dan Danau Samosir sebagai daya tarik wisata. Film tersebut dapat menampilkan kondisi saat letusan gunung api Toba. Mulai dari sebelum hingga terjadinya letusan.  Menurutnya, upaya ini dapat menarik perhatian banyak mata dari seluruh dunia.

“Danau Toba merupakan jejak dari letusan terbesar di dunia. Ini harus menjadi kebanggaan luar biasa bagi kita yang perlu diangkat untuk keperluan branding tadi,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Prof Harini juga menyarankan agar masyarakat membagun rasa bangga terhadap Danau Toba. Pasalnya, dari 10 Kabupaten di sekitar Danau Toba dan Pulau Samosir diharapkan mempunyai persepsi yang sama dalam memandang Toba. 

Prof Harini juga menyarankan supaya mekanisme pengelolaan kolaboratif wisata Toba dapat melibatkan pemerintah maupun non pemerintah. Namun tetap dalam persepsi yang sama, terutama dalam pelestarian sumberdaya. Tidak hanya itu, dalam kolaborasi ini hak masyarakat adat dari aspek sosial dan budaya juga diutamakan supaya menjadi salah satu daya tarik wisata Toba.(MW, IPB)

Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah Melawan Pandemi Dan Resesi

Tags: IPB

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1259 shares
    Share 504 Tweet 315
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    303 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    283 shares
    Share 113 Tweet 71

Recent News

Srikandi Intelektual dari Kauman: Kisah Siti Baroroh Baried, Profesor Perempuan Pertama Indonesia yang Membawa ‘Aisyiyah ke Dunia

Srikandi Intelektual dari Kauman: Kisah Siti Baroroh Baried, Profesor Perempuan Pertama Indonesia yang Membawa ‘Aisyiyah ke Dunia

Februari 16, 2026
Mahasiswa Teknik Kimia UMS Ciptakan Hidrogel Ramah Lingkungan dari Limbah Kulit Jagung

Mahasiswa Teknik Kimia UMS Ciptakan Hidrogel Ramah Lingkungan dari Limbah Kulit Jagung

Februari 8, 2026

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif