Academiamu
No Result
View All Result
Rabu, Mei 20, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Plang Nama Desa dari Sampah Plastik

by Academiamu Writer
September 6, 2025
in Info Kampus, Inspirasi
Reading Time: 2 mins read
A A
154
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kuningan di Desa Natanegara, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, berhasil mewujudkan program inovatif. Mereka memanfaatkan sampah botol plastik menjadi media ecobrick dengan membuat plang nama desa ramah lingkungan pada Minggu, 31 Agustus 2025.


Ecobrick Sebagai Solusi Sampah Organik dan Anorganik

Program ini menjadi tindak lanjut dari gagasan pemanfaatan botol plastik yang sempat mereka bahas sebelumnya. Kali ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kuningan menghadirkan terobosan baru. Mereka mengisi botol plastik bekas dengan sekam padi dan serbuk gergaji.

RelatedPosts

Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran

Viral Tren Jastip Nyekar, Dosen UMSURA Soroti dari Perspektif Hukum Islam

Pakar Hukum Internasional: Konflik AS–Israel–Iran Berpotensi Picu Krisis Energi dan Perang Global

Ecobrick adalah botol plastik bekas yang diisi padat dengan limbah kering. Orang-orang menggunakan proses ini untuk mengubahnya menjadi “bata ramah lingkungan” yang bisa mereka manfaatkan sebagai bahan bangunan atau kerajinan. Dengan demikian, ecobrick menjadi solusi alternatif untuk mengurangi sampah plastik yang sulit terurai. Dengan cara ini, kita mencegah sampah tercecer dan mengalihfungsikannya menjadi benda bermanfaat.


Filosofi di Balik Pilihan Bahan Baku Lokal

Pemilihan sekam padi dan serbuk gergaji sebagai isian ecobrick memiliki alasan kuat. Kedua bahan ini adalah limbah organik yang sering terbuang sia-sia di pedesaan. Sekam padi melambangkan potensi pertanian, sementara serbuk gergaji mencerminkan kerja keras pengrajin kayu.

Oleh karena itu, dengan memasukkan kedua material ini ke dalam botol, mahasiswa ingin menunjukkan filosofi penting. Dengan kreativitas, kita bisa mengubah setiap hal remeh menjadi bernilai. Sekam padi dan serbuk gergaji merepresentasikan kearifan lokal. Hal ini menunjukkan masyarakat desa mampu berdiri kokoh di atas hasil bumi dan kerja kerasnya sendiri.


Plang Nama Desa, Simbol Identitas Peduli Lingkungan

Plang nama desa dari ecobrick tidak hanya berfungsi sebagai penanda lokasi. Lebih dari itu, plang ini menjadi simbol Desa Natanegara yang peduli lingkungan. Proses pembuatannya melibatkan mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat. Secara otomatis, kegiatan ini menumbuhkan rasa kebersamaan serta menegaskan pentingnya sinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Program ecobrick ini diharapkan menjadi inspirasi berkelanjutan. Dengan begitu, masyarakat desa mampu mengembangkan kreativitas serupa. Alhasil, kita tidak lagi menganggap sampah sebagai beban, melainkan sebagai peluang untuk berkarya.

Sumber – Kompasiana

Tags: UMKuningan

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1274 shares
    Share 510 Tweet 319
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    303 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    286 shares
    Share 114 Tweet 72

Recent News

Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran

Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran

April 3, 2026
Viral Tren Jastip Nyekar, Dosen UMSURA Soroti dari Perspektif Hukum Islam

Viral Tren Jastip Nyekar, Dosen UMSURA Soroti dari Perspektif Hukum Islam

April 2, 2026

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif