Academiamu
No Result
View All Result
Sabtu, Mei 23, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Rupiah Melemah, Pakar UMSURA Bagikan Tips Finansial untuk Masyarakat

by academiamu
Mei 20, 2026
in Info Kampus, Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
Rupiah Melemah, Pakar UMSURA Bagikan Tips Finansial untuk Masyarakat
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada perdagangan Senin (18/5/2026) sore, rupiah berada di level Rp17.668 per dolar AS atau turun 71 poin dibanding perdagangan sebelumnya.

Kondisi tersebut mulai menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena berpotensi memengaruhi harga kebutuhan pokok hingga biaya hidup sehari-hari.

RelatedPosts

Pakar UMSURA : Pelemahan Rupiah Bisa Menjalar hingga Harga Kebutuhan Pokok

Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran

Viral Tren Jastip Nyekar, Dosen UMSURA Soroti dari Perspektif Hukum Islam

Menanggapi situasi itu, Pakar Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surabaya Budi Wahyu Mahardhika membagikan sejumlah langkah finansial yang dapat dilakukan masyarakat agar dampak pelemahan rupiah tidak semakin berat dirasakan keluarga.

Menurut Budi, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengurangi ketergantungan pada utang konsumtif. Ia mengimbau masyarakat untuk menghindari cicilan barang yang tidak mendesak dan mulai membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

“Hindari cicilan untuk barang yang tidak penting. Cicilan memang terasa ringan saat suku bunga rendah, tetapi akan menjadi beban ketika suku bunga naik dan akhirnya mengorbankan kebutuhan yang lebih penting,” ujar Dosen Manajemen tersebut pada,  Selasa (19/5/2026).

Ia juga menyarankan masyarakat menunda pembelian yang tidak terlalu diperlukan demi menjaga stabilitas keuangan jangka panjang.

Langkah kedua adalah membangun dana darurat secara konsisten, meskipun dimulai dari nominal kecil, misalnya Rp100 ribu per minggu. Menurutnya, dana darurat sangat penting untuk melindungi keluarga dari kondisi yang tidak terduga.

“Fokus pada kebiasaan menabung rutin, meskipun kecil. Jangan menunggu krisis untuk mulai menyiapkan perlindungan finansial,” tambahnya.

Sumber : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Selain itu, masyarakat juga perlu meninjau ulang anggaran rumah tangga dan kebiasaan pengeluaran sehari-hari. Budi menilai kebocoran pengeluaran kecil sering kali tidak disadari namun dapat menguras pendapatan bulanan.

Ia menyarankan masyarakat menyusun kembali prioritas pengeluaran dengan memilih alternatif yang lebih hemat, seperti memasak sendiri di rumah dan mengurangi kebiasaan nongkrong atau membeli kopi di kafe.

Budi juga menekankan pentingnya memiliki sumber penghasilan tambahan serta meningkatkan literasi keuangan. Menurutnya, ketergantungan pada satu sumber pendapatan membuat masyarakat lebih rentan saat terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) atau perlambatan ekonomi.

“Masyarakat bisa mulai dari langkah sederhana seperti membuka usaha kecil, pekerjaan lepas, atau jasa tambahan sambil belajar menyusun anggaran, memahami bunga utang, dan investasi dasar,” jelasnya.

Terakhir, ia mengingatkan masyarakat untuk melindungi nilai tabungan melalui diversifikasi aset. Budi menyarankan agar masyarakat tidak menyimpan seluruh tabungan dalam bentuk uang tunai rupiah, tetapi mulai mempertimbangkan instrumen yang lebih aman dan likuid seperti emas, deposito, atau obligasi.

Menurutnya, dukungan sosial dan komunitas juga penting sebagai penopang ketika menghadapi situasi ekonomi yang sulit.

Tags: UMSurabaya

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1275 shares
    Share 510 Tweet 319
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    303 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    286 shares
    Share 114 Tweet 72

Recent News

Rupiah Melemah, Pakar UMSURA Bagikan Tips Finansial untuk Masyarakat

Rupiah Melemah, Pakar UMSURA Bagikan Tips Finansial untuk Masyarakat

Mei 20, 2026
Pakar UMSURA : Pelemahan Rupiah Bisa Menjalar hingga Harga Kebutuhan Pokok

Pakar UMSURA : Pelemahan Rupiah Bisa Menjalar hingga Harga Kebutuhan Pokok

Mei 17, 2026

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif