Academiamu
No Result
View All Result
Rabu, September 16, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Smart Farming, USU Membantu Melakukan Efisiensi Pertanian

by academiamu
Oktober 13, 2021
in Info Kampus, Sainstekno
Reading Time: 3 mins read
A A
Smart Farming USU
158
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Di era revolusi industri 4.0 saat ini, bidang agraria turut mengalami berbagai perubahan besar yang mengikutsertakan unsur teknologi dalam berbagai tahapan produksinya. Perubahan tersebut dimungkinkan oleh keinginan untuk meningkatkan hasil produksi pertanian berkali lipat dari sebelumnya serta mendapatkan hasil pertanian yang berkualitas, namun dengan mengedepankan efektivitas dan efisiensi dalam berbagai bidang yang mendukungnya.

Hal-hal tersebut turut memicu lahirnya berbagai inovasi di bidang pertanian, mencakup alat-alat yang digunakan dalam pertanian maupun teknik-teknik baru pengelolaan dan pengolahan hasil pertanian. Anak-anak muda alumni Universitas Sumatera Utara (USU) yang tergabung dalam start up CV Mandike Instruments, yakni Dwi Budi Prasetyo, Rizki Ari Mihalza, Intan Dewani dan Rico Wardana, juga tak ingin ketinggalan memanfaatkan peluang tersebut. Mereka kemudian menciptakan sebuah inovasi baru yang diharapkan mampu membantu para petani dalam melakukan aktivitasnya di bidang pertanian.

RelatedPosts

Nyeri Badan yang Ditanggung Pembatik Solo

Belajar dari Dayak Iban Sungai Utik, Pakar ITB: Memahami Api dalam Sistem Pengelolaan Lahan

Hukum Menjamak Salat demi Hiburan

Alat yang diciptakan anak-anak muda tersebut dinamakan Smart Farming. Smart farming ini berupa sebuah alat portable yang bisa dibongkar pasang, dilengkapi aplikasi khusus yang sampai saat ini masih terus disempurnakan teknologinya. Smart farming ini terdiri dari sensor node dan gateaway serta aplikasi.

Menurut Dwi Budi Prasetyo selaku CEO Mandike Instruments, Smart farming digunakan untuk melakukan monitoring dan mengetahui derajat keasaman, suhu, curah hujan, kelembapan dan kondisi cuaca yang ada di suatu wilayah yang akan digunakan sebagai lahan pertanian.

“Dengan mengetahui hal-hal tersebut, diharapkan para petani mampu menakar kebutuhan pupuk yang akan digunakan dalam kegiatan pertanian dengan tepat dan tidak berlebihan, sehingga tidak merusak unsur hara yang terkandung di lahan pertanian tersebut. Selain akan mendapatkan perhitungan yang tepat, mengetahui tingkat kesuburan tanah dan menentukan jenis tanaman yang sesuai untuk dikembangkan, juga akan meningkatkan efisiensi pengeluaran petani itu sendiri,” kata Budi.

Menurutnya, aplikasi yang akan mengiringi penggunaan Smart Farming tadinya sudah sampai pada tahap penyelesaian. Akan tetapi, ketika dilakukan uji coba penggunaan aplikasi terdapat beberapa hal yang ingin ditambahkan untuk melengkapi aplikasi tersebut.

“Kami inginnya alat ini benar-benar efektif dalam membantu para petani. Dengan demikian uji coba yang dilakukan juga tidak bisa dalam satu atau dua kali uji coba saja. Harus dilakukan berkali-kali sehingga didapatkan hasil yang tepat. Tepat guna dan tepat sasaran,” tandasnya.

Mengenai apakah Smart Farming ini akan dijual terbatas atau diproduksi massal, Budi mengaku belum bisa memutuskan, karena hal itu akan didiskusikan bersama dengan para komisioner CV Mandike. Selain mengkaji harga, kemampuan konsumen dan penerimaan pasar yang tentunya didominasi oleh kalangan petani, juga menyesuaikan dengan kebutuhan yang bisa ditangani oleh start up mereka.

“Hal itu akan dibahas lebih lanjut nantinya setelah aplikasi selesai dan bisa digunakan 100 persen. Mengingat jika dijual atau diproduksi massal, tentu harganya tidak murah. Dengan harga yang tidak murah tersebut maka kemampuan konsumen juga harus dipertimbangkan. Kami tidak ingin alat kami malah membebani petani dan menambah jumlah modal yang harus dikeluarkan, yang nantinya akan mempengaruhi harga jual produksi pertaian itu sendiri. Mungkin di awal-awal yang kami lakukan adalah menggandeng pihak dinas pertanian melalui penyuluh pertanian untuk menggunakan alat ini. Atau bisa juga disewakan, dihibahkan atau bisa jadi ada alternatif lain. Yang jelas belum dibahas dengan serius. Kami masih ingin menyempurnakan alat ini dulu,” papar Budi.

Ke depannya, Budi juga berharap Smart Farming ini menjadi alat yang akan memulai kerja sama antara CV Mandike dengan para alumni pertanian USU untuk menciptakan alat-alat lain di bidang pertanian yang lebih bermanfaat.

“Kami ini kan basisnya di teknik. Jadi kolaborasi dengan orang pertanian tentu akan sangat berpeluang menghasilkan inovasi-inovasi baru di bidang pertanian,” harap alumni Fakultas Teknik Elektro ini. (RJ, USU) 

Baca Juga : dr. Sefri Noventi Sofia, M.Si.Med, Sp.JP (Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RSND UNDIP): Waspadai Penyakit Jantung Pada Wanita

Tags: SainsUSU

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1280 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    303 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    286 shares
    Share 114 Tweet 72

Recent News

Nyeri Badan yang Ditanggung Pembatik Solo

Nyeri Badan yang Ditanggung Pembatik Solo

September 5, 2026
Belajar dari Dayak Iban Sungai Utik, Pakar ITB: Memahami Api dalam Sistem Pengelolaan Lahan

Belajar dari Dayak Iban Sungai Utik, Pakar ITB: Memahami Api dalam Sistem Pengelolaan Lahan

September 4, 2026

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif