Academiamu
No Result
View All Result
Kamis, April 30, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Dosen FPIK IPB University Ajukan BEDI sebagai Alat Ukur Keberhasilan Blue Economy

by academiamu
Mei 24, 2022
in Info Kampus, Sainstekno
Reading Time: 2 mins read
A A
Dosen FPIK IPB University Ajukan BEDI sebagai Alat Ukur Keberhasilan Blue Economy
157
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Dr Luky Adrianto, Dosen IPB University dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) menjadi panelis pada International Conference on Ocean Economy and Climate Changes Adaptation, beberapa waktu lalu. Dalam kegiatan ini, ia menyajikan materi terkait blue economy. Kontribusi Dr Adrianto dalam konferensi ini merupakan bagian penting dari jejak kehadiran IPB University dalam kancah internasional. Khususnya yang membahas tentang isu ekonomi kelautan yang juga menjadi bagian dari pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) 14.
 
“Sebagai negara yang memiliki kawasan laut lebih luas dari daratannya, ekonomi berbasis ekosistem laut menjadi salah satu lokomotif penting bagi negara-negara kepulauan, negara pulau, negara pantai atau negara maritim. Untuk itu diperlukan sebuah tracking tools guna mengevaluasi kemajuan pembangunan ekonomi keluatan agar sesuai dengan kaidah dan prinsip keberlanjutan. Pengukuran ini bisa melalui sebuah instrumen yang disebut sebagai BEDI (Blue Economy Development Index),” ujar Dr Luky Adrianto, dosen Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) IPB University ini.
 
Menurutnya, berdasarkan European Commission, blue economy adalah semua kegiatan ekonomis yang dilakukan berkaitan dengan perairan laut. Sedangkan menurut World Bank, blue economy ialah pemanfaatan berkelanjutan sumberdaya laut untuk pertumbuhan ekonomi.
 
“Blue economy adalah sebuah istilah saja tanpa adanya pengukuran dalam kegiatannya. Sehingga paradigma keberlanjutan ialah terintegrasinya ocean-based economy, ekosistem manusia yang inklusif, membuat kesempatan kerja dan inovasi wirausaha,” ujar penasehat utama Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University ini.
 
Ia menjelaskan bahwa keberlanjutan perlu diukur, terutama bagi negara yang didominasi laut dan negara maritim, yang membuat laut menjadi salah satu sektor terbesar baginya.  “Berdasarkan hal itu, urgensi sebuah pengukuran atau indeks dibutuhkan dalam mengukur keberlanjutan blue economy. BEDI dapat digunakan untuk mengukur perkembangan blue economy dalam suatu negara terutama bagi negara maritim,” tandasnya.
 
Selain Dr Luky, kegiatan ini juga menghadirkan Prof Manuel Barange, Director, Fisheries & Aquaculture Policy & Resources Division, Food and Agricultural Association (FAO), Christina Leala Gale, South Pacific Tourism Organization, Fiji dan Dr Roland Roesch, Deputy Director, Irena Innovation and Technology Center (IITC). (**/Zul)

Baca Juga : ITS Uji Coba Alat Pendeteksi Genangan Air di YIA

RelatedPosts

Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran

Viral Tren Jastip Nyekar, Dosen UMSURA Soroti dari Perspektif Hukum Islam

Pakar Hukum Internasional: Konflik AS–Israel–Iran Berpotensi Picu Krisis Energi dan Perang Global

Tags: IPB

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1272 shares
    Share 509 Tweet 318
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    303 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    285 shares
    Share 114 Tweet 71

Recent News

Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran

Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran

April 3, 2026
Viral Tren Jastip Nyekar, Dosen UMSURA Soroti dari Perspektif Hukum Islam

Viral Tren Jastip Nyekar, Dosen UMSURA Soroti dari Perspektif Hukum Islam

April 2, 2026

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif