Academiamu
No Result
View All Result
Kamis, Januari 22, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Dosen Sekolah Bisnis IPB University Berbagi Tips Memulai Bisnis

by academiamu
Agustus 2, 2022
in Info Kampus, Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
Dosen Sekolah Bisnis IPB University Berbagi Tips Memulai Bisnis
159
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Dosen Sekolah Bisnis IPB University, Dr Raden Dikky Indrawan berbagi tips dalam memulai bisnis yang dapat dilakukan oleh mahasiswa. Ia menerangkan, umumnya, kesalahan yang terjadi cenderung meniru ide bisnis yang sudah ada, padahal belum tentu sesuai dengan karakter diri dalam berbisnis.

Melihat hal tersebut, dosen IPB University itu menyarankan agar mengetahui karakter diri terhadap preferensi risiko, apakah risk taker atau risk avoider. Ia juga menyarankan agar menyesuaikan preferensi risiko dengan tipe dan ide bisnis yang akan dipilih. Hal ini akan membantu mahasiswa untuk menentukan jenis ide bisnis yang sesuai dengan karakter risikonya.

RelatedPosts

Sosialisasi dan Workshop E-MESp 4Cs Mobile Terintegrasi Sekaresidenan sebagai Uji Coba Tahap 2

UMSA dan UMP Kerja Sama KKN Internasional

Mahasiswa Unismuh Latih Public Speaking Siswa

“Seorang yang berkarakter risk avoider atau  cenderung menghindari risiko, ide bisnis yang dipilih lebih hati-hati, berdasarkan dari hal-hal yang sudah dipahami sebelumnya,” kata Raden Dikky.  Ia mencontohkan, bisnis dapat berdasarkan hobi atau keterampilan yang dimiliki. Contohnya seperti tutor privat, homeschooling, les musik, bisnis olahraga, atau tur dan travel kecil-kecilan. 

Sedangkan risk taker akan memiliki jenis ide bisnis lebih luas dan berani. Dengan demikian, pebisnis model tersebut dapat mengembangkan dan memikirkan cara bisnisnya sendiri. “Ide bisnisnya unik dan out of-the-box sehingga dapat menciptakan pasar dan menarik konsumen untuk produk yang mungkin belum ada di pasar,” katanya. 

Dosen Sekolah Bisnis IPB University ini juga menyarankan agar melakukan riset terhadap ide bisnis untuk memahami kebutuhan pasar. Tidak hanya itu, riset ini juga dapat digunakan untuk melihat berbagai potensi masalah dari produk dan jasa. Upaya ini dapat membantu dalam penyusunan model bisnis yang sesuai dengan karakter preferensi risiko serta membantu dalam memperkirakan kemampuan diri ketika dihadapkan dengan kerugian dan bagaimana cara penyelesaiannya. Hal ini juga penting untuk melihat celah adanya niche market yang mungkin ada dan sebelumnya tidak diketahui serta menetapkan target bisnis dalam persaingan.

“Otomatis kita bisa menentukan target pasar, bisa berinteraksi dengan pasar sehingga ketika terjun ke dalam bisnis kita dapat mengetahui siapa pesaingnya,” tambahnya.  Ia juga menerangkan, perlu menuliskan perencanaan bisnis (business plan). Menurutnya, perencanaan ini dilakukan mulai dari secara sederhana maupun kompleks. Dengan demikian, perencanaan bisnis memberikan strategi, arahan dan statement of purpose dari bisnis serta deskripsi produk dan bagaimana sistem operasinya. 

Langkah selanjutnya yaitu menyusun model bisnis untuk memberikan gambaran terkait produk atau jasa sehingga memiliki nilai yang sesuai dengan target pasar yang dituju. Hal ini akan membantu mengetahui cara mendapatkan pendapatan bisnis serta memberikan arahan terhadap upaya pengendalian operasi di sumber pengeluaran.

Ia melanjutkan, perlu memulai pendanaan bisnis sesuai dengan keuangan yang dimiliki. “Bisnis dapat dimulai dengan modal atau tanpa modal. Oleh karena itu perlu pemahaman bagaimana bisnis itu dapat dibiayai melalui rekan,  pinjaman, grant, crowdfunding ataupun investor personal, “ ungkapnya.

Menurutnya, seseorang perlu memulai bisnis secara resmi dengan meluncurkan produk melalui grand  launching, atau jika masih ragu dapat dicoba terlebih dahulu dengan soft launching.  Ia melanjutkan, memulai bisnis secara resmi ini tentunya dapat dilakukan dengan mendaftarkan nama perusahaan, melengkapi perizinan dan identitas untuk perpajakan.

“Perlu juga mempersiapkan proteksi bisnis. Sekecil apapun jenis bisnis tetap mengeluarkan waktu, tenaga dan uang,” tambahnya.  Langkah berikutnya yaitu pengembangan bisnis dilakukan dengan market engagement melalui perencanaan yang matang. Hal ini dapat dilakukan melalui aktivitas promosi dan perencanaan pemasaran yang termonitor baik melalui laman website dan media sosial.  

“Pengetahuan kita terhadap konsumen pada saat market engagement akan membantu kita mengambil keputusan untuk memperbaiki dan mengembangkan bisnis pada tahap berikutnya. Pengambilan keputusan untuk pengembangan ini akan kembali pada siklus awal yaitu pengambilan keputusan bisnis dimulai kembali kepada karakter preferensi risiko bisnis yang sudah disebutkan, risk taker atau risk avoider,” tambahnya.

Ia menekankan, agar bisnis ini dapat berkelanjutan, hal yang terpenting adalah mengetahui trend perkembangan dan dinamika pasar serta respons konsumen terhadap ide bisnis yang dijalankan. “Setiap jaman, tentu pasar dan konsumen akan selalu berubah sehingga pemahaman pebisnis terhadap perilaku konsumen adalah yang paling utama dalam menjada bisnis kita untuk terus berkelanjutan,” pungkasnya. (MW/ra)

Tags: IPB

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1255 shares
    Share 502 Tweet 314
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    302 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    282 shares
    Share 113 Tweet 71

Recent News

Sosialisasi dan Workshop E-MESp 4Cs Mobile Terintegrasi Sekaresidenan sebagai Uji Coba Tahap 2

Sosialisasi dan Workshop E-MESp 4Cs Mobile Terintegrasi Sekaresidenan sebagai Uji Coba Tahap 2

Desember 16, 2025
Gambar kerjasama UMSA-UMP

UMSA dan UMP Kerja Sama KKN Internasional

November 9, 2025

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif