Academiamu
No Result
View All Result
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Kasus DBD Meningkat, Dosen UM Surabaya Bagikan Tips Ini

by academiamu
Agustus 15, 2022
in Info Kampus, Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
Kasus DBD Meningkat, Dosen UM Surabaya Bagikan Tips Ini
157
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Meningkatnya kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menyerang 110 warga di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa hari lalu menjadi pengingat kepada masyarakat agar selalu waspada dan tidak menganggap remeh penyakit DBD. Dari ratusan kasus tersebut, seorang balita berusia 3 tahun dilaporkan meninggal.

Sementara itu, melansir dari detik.com kasus DBD juga tengah meningkat di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB sejak Januari hingga Juli 2022 tercatat ada 957 kasus DBD yang ditangani 32 Puskesmas dengan 10 orang di antaranya meninggal dunia.

RelatedPosts

Nyeri Badan yang Ditanggung Pembatik Solo

Belajar dari Dayak Iban Sungai Utik, Pakar ITB: Memahami Api dalam Sistem Pengelolaan Lahan

Hukum Menjamak Salat demi Hiburan

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang harus diwaspadai karena dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, muntah disertai darah hingga kematian. Hampir setiap tahun DBD dikatagorikan sebagai kejadian yang mengerikan.

Idham Choliq Dosen Keperawatan Komunitas dan Keluarga, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya menjelaskan penyakit DBD biasanya akan meningkat saat musim hujan.

“Beberapa hari ini , beberapa wilayah di Indonesia mengalami musim hujan, maka kewaspadaan kepada penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) perlu ditingkatkan, khususnya bagi anak-anak sebagai kelompok rentan. Di saat curah hujan semakin meningkat akan  memunculkan tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk,”ungkap Idham, Senin (15/8/22)

Idham menjelaskan strategi pencegahan DBD melalui 3M harus terus digalakkan, yaitu menguras tempat yang sering menjadi penampungan air seperti bak mandi, drum dan tempat penampungan air lainnya. Menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi maupun drum juga mengubur barang bekas di dalam tanah agar tidak membuat lingkungan semakin kotor. Mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.

“Strategi 3M serta upaya lain juga perlu dilakukan seperti menggunakan obat anti nyamuk, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi, memberikan larvasida pada penampungan air yang susah dikuras, dan upaya lainnya,”imbuh Idham.

Lebih lanjut lagi, Idham memaparkan bahwa di tingkat RW di beberapa wilayah sudah ada Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang bertanggung jawab untuk melakukan pemantauan nyamuk DBD.

“Jumantik harus mengajak masyarakat untuk rutin membersihkan bak mandi, melakukan gotong royong membersihkan lingkungan setiap minggu atau tiap bulan.

Di akhir paparannya Idham menegaskan masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan penyakit DBD di cuaca yang tidak menentu seperti saat ini.

Baca Juga :

Tags: UMSurabaya

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1281 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    303 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    286 shares
    Share 114 Tweet 72

Recent News

Nyeri Badan yang Ditanggung Pembatik Solo

Nyeri Badan yang Ditanggung Pembatik Solo

September 5, 2026
Belajar dari Dayak Iban Sungai Utik, Pakar ITB: Memahami Api dalam Sistem Pengelolaan Lahan

Belajar dari Dayak Iban Sungai Utik, Pakar ITB: Memahami Api dalam Sistem Pengelolaan Lahan

September 4, 2026

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif