Academiamu
No Result
View All Result
Rabu, April 29, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Ini Penjelasan Medis Mengapa Merokok Bisa Membuat Perut Semakin Buncit

by academiamu
Agustus 24, 2022
in Info Kampus, Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
Ini Penjelasan Medis Mengapa Merokok Bisa Membuat Perut Semakin Buncit
154
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Sebagian besar masyarakat percaya bahwa merokok dapat membuat seseorang mengalami penurunan berat badan. Padahal sebenarnya perilaku merokok merupakan salah satu kegiatan yang dapat memicu terjadinya obesitas sentral atau kelebihan lemak di bagian perut.

Berdasarkan hasil penelitian menyebutkan bahwa faktor penyebab obesitas sentral meliputi faktor usia, jenis kelamin, status ekonomi, kebiasaan berolahraga, konsumsi serat, konsumsi makanan berlemak dan perilaku merokok.

RelatedPosts

Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran

Viral Tren Jastip Nyekar, Dosen UMSURA Soroti dari Perspektif Hukum Islam

Pakar Hukum Internasional: Konflik AS–Israel–Iran Berpotensi Picu Krisis Energi dan Perang Global

Vella Rohmayani Dosen Prodi Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Program Sarjana Terapan UM Surabaya memaparkan hasil studi yang telah dilakukan Obesity Society diperoleh data bahwa lingkar perut pada perokok lebih besar dibandingkan dengan non perokok. 

Menurut Vella walaupun sebenarnya perokok mempunyai berat badan ideal.  Perilaku merokok dapat mempengaruhi pola penyebaran lemak di tubuh. Pada perokok lemak dapat terpusat di perut dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya.

Perilaku merokok memicu timbulnya berbagai masalah kesehatan. Lemak yang ada di dalam tubuh bisa mengeluarkan senyawa sitokin dan hormone yang bisa menyebabkan terganggunya mebolisme tubuh.

“Senyawa sitokin bisa menyebabkan terjadinya peradangan sehingga memicu penyakit stroke, jantung dan darah tinggi,”jelas Vella Rabu (24/8/22)

Vella menerangkan kondisi perut buncit juga dapat meningkatkan produksi kolestrol buruk dalam tubuh. Hal inilah yang kemudian menyebabkan perut buncit bisa meningkatkan risiko penyakit kolestrol.

“Selain menyebabkan penyakit kolestrol perut buncit juga dapat menyebabkan meningkatan risiko diabetes, gangguan pernafasan dan penyakit kardiovaskular yang bisa memicu kematian dini,”imbuhnya lagi.

Vella yang juga Anggota Muhammadiyah Tobacco Control Center (MTCC) UM Surabaya mengingatkan pentingnya edukasi bahaya merokok. Karena dengan tidak merokok dapat menghindarkan kita dari berbagai macam gangguan kesehatan.

Tags: UMSurabaya

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1272 shares
    Share 509 Tweet 318
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    303 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    285 shares
    Share 114 Tweet 71

Recent News

Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran

Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran

April 3, 2026
Viral Tren Jastip Nyekar, Dosen UMSURA Soroti dari Perspektif Hukum Islam

Viral Tren Jastip Nyekar, Dosen UMSURA Soroti dari Perspektif Hukum Islam

April 2, 2026

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif