Academiamu
No Result
View All Result
Rabu, Desember 17, 2025
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Dosen UM Surabaya Bagikan 10 Tips Menjaga Kesehatan Mental untuk Mahasiswa

by academiamu
Oktober 14, 2022
in Info Kampus, Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
Dosen UM Surabaya Bagikan 10 Tips Menjaga Kesehatan Mental untuk Mahasiswa
154
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Beberapa hari lalu media sosial dihebohkan dengan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tewas jatuh dari lantai 11 hotel di Jalan Colombo, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman. Korban diduga tewas bunuh diri akibat depresi setelah ditemukannya surat keterangan psikolog dari rumah sakit mengenai kondisi korban.

Terkait kejadian tersebut, membuat Uswatun Hasanah Dosen Keperawatan Jiwa UM Surabaya turut memberikan tanggapan. Salah satunya dengan membagikan sejumlah tips menjaga kesehatan mental bagi mahasiswa.

RelatedPosts

Sosialisasi dan Workshop E-MESp 4Cs Mobile Terintegrasi Sekaresidenan sebagai Uji Coba Tahap 2

UMSA dan UMP Kerja Sama KKN Internasional

Mahasiswa Unismuh Latih Public Speaking Siswa

Uswatun menyebut, hal-hal yang dapat menjadi faktor risiko maupun pemicu munculnya masalah kesehatan mental pada mahasiswa diantaranya: perubahan lingkungan dan proses transisi, stress akademik, kesepian, hubungan pertemanan yang toxic, faktor perkembangan remaja, penyalahgunaan zat, masalah sosial ekonomi, stigma terkait kesehatan mental, dan kurang optimalnya peran lembaga dukungan kesehatan mental di lingkungan kampus.

“Penting untuk melakukan identifikasi terkait penyebab yang melatarbelakangi munculnya masalah kesehatan mental khususnya pada mahasiswa, dengan harapan hasil identifikasi tersebut dapat menjadi acuan dalam menentukan tindakan pencegahan masalah kesehatan mental,”tutur Uswatun Jumat (14/10/22)

Ia membagikan beberapa tips yang dapat diterapkan oleh mahasiswa, baik yang sehat jiwa, yang berisiko mengalami gangguan jiwa maupun yang sudah terdiagnosis mengalami gangguan jiwa sehingga tidak berakhir pada bunuh diri.

Pertama, kenali dan pahami diri sendiri. Mahasiswa harus mampu memahami kondisi tubuh baik secara fisik maupun mental, sehingga saat gejala gangguan fisik maupun mental muncul, secara otomatis mahasiswa akan waspada sehingga mampu melakukan upaya pencegahan dan menghentikan gejala yang semakin bertambah parah ataupun mampu mengambil keputusan bahkan tindakan yang tepat dalam mencari bantuan.

Kedua menciptakan dan menjalin relasi dengan lingkungan yang supportif. Lingkungan yang sehat dan relasi antar individu yang saling mendukung sangat penting untuk meningkatkan kesehatan jiwa antar mahasiswa.

“Jika memang diperlukan, mahasiswa dapat membentuk grup suppportif yang dapat menjadi wadah untuk saling menyampaikan keluh kesah saat merasa tertekan maupun saat berada pada situasi sulit, sehingga proses sharing dapat direspons oleh grup dengan saling memberikan dukungan,”katanya lagi.

Ketiga, buat jadwal kegiatan prioritas. Saat memasuki jenjang perguruan tinggi mahasiswa akan berada pada masa transisi baik terkait beban akademik, waktu perkuliahan, kegiatan organisasi maupun ekstrakurikuler dan aktivitas lainnya yang tentu saja ingin dicoba dan dilakukan semua oleh mahasiswa baru.

Akan tetapi banyaknya kegiatan tersebut tidak jarang menimbulkan stress tersendiri bagi mahasiswa sehingga kesulitan dalam membagi waktu. Untuk meminimalisir stress, mahasiswa dapat membuat skala prioritas dengan cara fokus menyelesaikan hal-hal penting terlebih dahulu, dan menghindari menunda menyelesaikan tugas maupun pekerjaan rumah.

Keempat, tetapkan batasan diri dan buat harapan yang realistis. Mahasiswa harus tahu batasan diri, kapan merasa lelah dan harus berhenti. Menjadi mahasiswa tidak harus selalu produktif sepanjang waktu untuk memenuhi ekspektasi yang sangat tinggi. Selain itu, mahasiswa dapat menetapkan ekspektasi yang realistis sehingga saat ekspektasi tersebut tidak dapat direalisasikan dengan baik maka tidak akan mempengaruhi kestabilan mental akibat rasa kecewa yang mendalam.

Kelima, terapkan pola hidup sehat, seperti konsumsi makanan sehat, bergizi, tidur yang cukup dan olahraga teratur dapat membantu tubuh untuk memproduksi hormon-hormon kebahagiaan sehingga suasana hati akan menjadi lebih baik dan dapat menekan rasa cemas, marah, depresi dan tekanan yang ada dalam pikiran.

Keenam menghindari konsumsi alkohol dan obat-obatan. Karena hal ini tidak dapat membantu menyelesaikan masalah, justru faktanya hal tersebut dapat memicu munculnya berbagai dampak negatif seperti ketidakstabilan emosi, konsentrasi terganggu, dan membuat tubuh menjadi tidak rileks.

Ketujuh, melakukan latihan mandiri untuk meningkatkan kesehatan mental. Latihan- Latihan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesehatan mental saat merasa tertekan, pikiran penuh, lelah fisik mental emosional diantaranya adalah relaksasi nafas dalam, distraksi dengan melakukan hal-hal yang disukai/hoby, meditasi, yoga, tertawa terbahak-bahak, bermeditasi, menulis jurnal, peregangan, membuat sketsa, mendengarkan musik atau menari.

Kedelapan, memberikan penghargaan terhadap diri sendiri. Tidak ada salahnya mahasiswa memberikan reward terhadap diri sendiri atas pencapaian-pencapaian sederhana yang sudah berhasil diraih. Reward tersebut dapat berupa pujian dan rasa terimakasih untuk diri karena telah berjuang, atau bisa juga dengan membeli sesuatu yang betul-betul diinginkan, hal tersebut merupakan wujud dari berharganya diri sendiri.

Kesembilan manfaatkan sumber daya yang tersedia. Mahasiswa dapat memanfaatkan seluruh sumber daya dan fasilitas yang disediakan oleh kampus terutama jika di kampus telah disediakan lembaga konseling atau konsultan kesehatan mental.

Terakhir menghubungi professional kesehatan mental.  Jangan ragu untuk membuat janji temu dengan profesional kesehatan mental baik itu psikiater, psikolog, perawat spesialis jiwa maupun konsultan lainnya untuk mendapatkan terapi yang tepat dalam menangani masalah.

“Beberapa tips yang saya sebutkan akan sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan jiwa mahasiswa jika diterapkan dengan tepat,”tutup Uswatun.

Tags: UMSurabaya

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    456 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    309 shares
    Share 124 Tweet 77
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    302 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    281 shares
    Share 112 Tweet 70

Recent News

Sosialisasi dan Workshop E-MESp 4Cs Mobile Terintegrasi Sekaresidenan sebagai Uji Coba Tahap 2

Sosialisasi dan Workshop E-MESp 4Cs Mobile Terintegrasi Sekaresidenan sebagai Uji Coba Tahap 2

Desember 16, 2025
Gambar kerjasama UMSA-UMP

UMSA dan UMP Kerja Sama KKN Internasional

November 9, 2025

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif