Academiamu
No Result
View All Result
Sabtu, Januari 17, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Ini Penjelasan Dosen UM Surabaya Soal Blood Moon Bulan Merah saat Gerhana Bulan Total

by academiamu
November 10, 2022
in Info Kampus, Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
Ini Penjelasan Dosen UM Surabaya Soal Blood Moon Bulan Merah saat Gerhana Bulan Total
155
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Sore hari 8 November 2022, masyarakat Indonesia akan menyaksikan fenomena Gerhana Bulan Total. Masyarakat disarankan untuk tidak melewatkan kesempatan ini karena gerhana bulan total berikutnya di Indonesia baru akan terjadi pada 7 September 2025.

Andi Sitti Mariyam Dosen Astronomi UM Surabaya menjelaskan Gerhana bulan terjadi ketika bulan melewati bayangan bumi. Ia menjelaskan, jika hanya sebagian bulan yang terkena bayangan bumi maka yang terjadi adalah gerhana bulan sebagian.

RelatedPosts

Sosialisasi dan Workshop E-MESp 4Cs Mobile Terintegrasi Sekaresidenan sebagai Uji Coba Tahap 2

UMSA dan UMP Kerja Sama KKN Internasional

Mahasiswa Unismuh Latih Public Speaking Siswa

Namun jika seluruh bagian bulan terkena bayangam bumi maka fenomena yang terjadi adalah gerhana bulan total dimana bulan akan tampak berwarna kemerahan. Saat gerhana bulan, cahaya matahari menuju bulan seluruhnya melewati atmosfer.

Mariyam menyebut cahaya matahari polikromatik yang terdiri dari banyak warna  terhamburkan, hanya warna merah saja yang mencapai bulan.

“Itulah sebabnya saat gerhana bulan berwarna merah. Warna merah bulan bergantung pada kondisi astmosfer, semakin banyak jumlah partikel padat, maka bulan akan semakin merah,”ujar Mariyam Selasa (8/11/22)

Menurut Mariyam sebagai Pakar Astronomi bulan akan memasuki penumbra bumi pada pukul 15.02 dan memasuki  bayangan umbra bumi pada pukul 16.09 wib. Bulan mulai mengalami totalitas gerhana pada pukul 17.17 wib. Pada saat itu, posisi bulan masih di bawah horizon sehingga belum bisa diamati.

Bulan baru terbit di ufuk timur pada Pukul 17.20 wib, namun kombinasi kondisi gerhana dan posisi yang masih tepat di horizon membuat bulan masih sulit diamati.

“Kita perlu menunggu beberapa saat hingga bulan sedikit lebih tinggi di atas horizon untuk menikmati pemandangan gerhana bulan total,”imbuh Dia.

Mariyam menyebut puncak totalitas gerhana terjadi pada Pukul 17.59, dimana pusat bulan akan tepat berada di pusat bayangan bumi. Gerhana bulan total akan berakhir pada pukul 18.42.

“Setelah itu perlahan-lahan bulan akan meninggalkan bayangan umbra bumi dan mengakhiri fase gerhana sebagian pada Pukul 19.42, setelah itu bulan berada di wilayah penumbra bumi hingga pukul 20.56. Total waktu gerhana yaitu 5 jam 58 menit, sedangkan lama totalitas gerhana 1 Jam 25 menit,”imbuhnya lagi.

Ia mengatakan, banyak obyek cantik di sekitar bulan yang dapat di amati. Saat Gerhana sore hingga malam, masyarakat bisa menyaksikan Jupiter yang cemerlang di atas bulan serta Saturnus di atas kepala.

Sekitar Pukul 20.00, Mars terbit di ufuk, terbit di bawah bulan yang masih mengalami gerhana penumbra.

“Di antara Mars yang baru terbit dan bulan, kita akan melihat rasi Taurus dengan gugus Pleiades dan si raksasa merah Aldebaran,”pungkas Mariyam.

Tags: UMSurabaya

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1254 shares
    Share 502 Tweet 314
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    302 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    282 shares
    Share 113 Tweet 71

Recent News

Sosialisasi dan Workshop E-MESp 4Cs Mobile Terintegrasi Sekaresidenan sebagai Uji Coba Tahap 2

Sosialisasi dan Workshop E-MESp 4Cs Mobile Terintegrasi Sekaresidenan sebagai Uji Coba Tahap 2

Desember 16, 2025
Gambar kerjasama UMSA-UMP

UMSA dan UMP Kerja Sama KKN Internasional

November 9, 2025

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif