Academiamu
No Result
View All Result
Jumat, Maret 6, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Dosen UM Surabaya: Lakukan 5 Hal Ini Agar Puasa Lancar Meski Punya Asam Lambung

by academiamu
Maret 16, 2024
in Info Kampus, Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
Dosen UM Surabaya: Lakukan 5 Hal Ini Agar Puasa Lancar Meski Punya Asam Lambung
156
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Penyakit asam lambung merupakan salah satu masalah percernaan yang sering dicemaskan oleh kebanyakan orang, terutama saat menjalani ibadah puasa. Gejala yang umum dirasakan seperti; tidak nyaman pada perut bagian atas, rasa mual, begah, perut terasa perih hingga sensasi terbakar di ulu hati.

Penyakit asam lambung di dunia medis dikenal dengan Gastroesophangeal Reflux Disease (GERD). Penyakit satu ini disebabkan oleh naiknya cairan asam lambung ke kerongkongan, sehingga timbul rasa perih seperti terbakar di sekitar daerah dada. Bagi orang awam sulit membedakan gejala asam lambung dengan penyakit jantung.

RelatedPosts

PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 3

PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 2

PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 1

Firman Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabya mengatakan, puasa memiliki banyak manfaat terhadap kesehatan tubuh, termasuk bisa memperbaiki system pencernaan. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Journal of Internal Medicine, menjelaskan bahwa dari 130 orang pengidap asam lambung. 66 orang di antaranya melaksanakan puasa ramadan, dan 64 orang lainnya tidak berpuasa. 

“Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa, keluhan asam lambung menjadi jauh lebih ringan pada orang yang menjalani puasa, daripada mereka yang tidak berpuasa. Sebab dengan berpuasa justru pola makan menjadi lebih teratur. Kebiasaan nyemil makanan pemicu asam lambung juga dapat diminimalisir,”ujar Firman Kamis (14/3/24)

Oleh karena itu, agar pengidap asam lambung tidak cemas, selama menjalani ibadah puasa satu bulan penuh di bulan Ramadan, perlu memperhatikan dan melakukan beberapa hal berikut: 

Pertama, minum obat, jika lambung terasa tidak nyaman, sehari sebelum puasa dan sebelum sahur bisa minum obat terlebih dahulu. Berpuasa bagi penderita asam lambung memang tidak semudah orang sehat pada umumnya, biasanya beberapa hari awal berpuasa perut terasa tidak nyaman. Namun biasanya hanya terjadi tiga sampai tujuh hari di awal puasa saja, kemudian kondisi tubuh akan beradaptasi dan mulai nyaman menjalani puasa tanpa minum obat.

Kedua, jangan lewatkan makan sahur, sebab melewatkan makan sahur bisa memperparah kondisi asam lambung di siang hari, jika perut dalam keadaan kosong dalam waktu lama dapat memicu gejala asam lambung. 

“Jadi, usahakanlah untuk selalu bangun tepat waktu untuk makan sahur. Sayur yang direbus serta masakan tidak pedas dan tidak asam bisa menjadi pilihan sebagai menu sahur,”imbuh Firman lagi. 

Ketiga, buka puasa tepat waktu, setelah tidak makan dan minum selama kurang lebih 13 hingga 14 jam, perut yang kosong perlu segera diisi dengan makanan. Jangan menunda-nunda untuk makan saat berbuka puasa. Perut butuh untuk mencerna makanan, sehingga cairan asam lambung bisa langsung digunakan untuk mengolah makanan yang masuk ke dalam lambung.

Keempat, makan dengan porsi kecil, walaupun perut kita terasa sangat lapar ketika waktu berbuka sudah tiba, usahakan untuk tidak makan terlalu banyak. 

“Makan dengan porsi banyak, malah akan memicu naiknya asam lambung. Dan sangat disarankan makan ringan terlebih dahulu, kemudian makan nasi dapat dilanjutkan setelah shalat magrib,”katanya. 

Terakhir, hindari konsumsi makanan pedas serta buah yang terasa asam dan makanan berlemak tinggi terutama pada saat makan sahur. Sebab lemak tinggi yang terdapat pada makanan seperti santan, susu, jeroan, gorengan, serta daging, dapat memperberat kerja lambung sehingga puasa bisa menjadi tidak nyaman dan tidak nikmat.

Tags: UMSurabaya

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1264 shares
    Share 506 Tweet 316
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    303 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    284 shares
    Share 114 Tweet 71

Recent News

PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 1

PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 3

Februari 18, 2026
PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 1

PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 2

Februari 18, 2026

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif