Dr. Farindira Vesti Rahmasari, seorang ahli parasitologi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), memberikan penjelasan mengenai kasus kematian seorang anak berusia empat tahun akibat infeksi cacing. Ia menilai hal tersebut masih menjadi masalah kesehatan yang serius di Indonesia dan sering luput dari perhatian.
Dr. Farindira menjelaskan bahwa infeksi cacing terjadi ketika telur atau larva cacing masuk ke dalam tubuh, biasanya melalui makanan, minuman, atau tanah yang sudah terkontaminasi. Jika infeksi ini tidak diobati dalam waktu lama, jumlah cacing di dalam tubuh dapat bertambah secara signifikan, bahkan bisa mengganggu fungsi organ vital.
“Kasus ini kemungkinan besar dipicu oleh kebiasaan anak bermain di tanah kotor, kurangnya kebiasaan mencuci tangan, dan lingkungan yang tidak higienis. Penularan dapat terjadi melalui kotoran manusia yang mengandung telur cacing, kemudian masuk lewat makanan, minuman, atau tangan yang kotor. Infeksi berulang tanpa penanganan dapat menimbulkan hiperinfeksi, sehingga jumlah cacing di usus sangat banyak,” jelasnya.
Kenali Gejala dan Dampak Serius
Dr. Farindira juga menyebut beberapa jenis cacing yang umum menyerang anak-anak, seperti cacing gelang (Ascaris Lumbricoides), cacing tambang, dan cacing cambuk. Infeksi dalam jumlah besar dapat menyebabkan malnutrisi, sumbatan usus, peritonitis, dan bahkan kematian.
“Infeksi berat bisa memicu komplikasi serius seperti sumbatan usus dan peritonitis. Hal inilah yang mungkin menyebabkan kematian anak di Sukabumi tersebut. Seringkali, orang tua tidak menyadari gejala awal cacingan. Biasanya anak mengalami perut buncit, nafsu makan menurun, berat badan sulit naik, serta keluhan seperti sakit perut dan mual tanpa sebab yang jelas,” tutur dr. Farindira.
Ia juga menambahkan bahwa terkadang gejala muncul pada saluran pernapasan. Hal ini terjadi karena larva cacing bermigrasi melalui paru-paru. Pada kasus yang sangat parah, cacing bahkan bisa keluar dari tubuh melalui muntahan, kotoran, hidung, atau telinga anak.
Pentingnya Pencegahan dan Kesadaran Orang Tua
Dr. Farindira menekankan pentingnya pencegahan. Ia menyebut bahwa pemerintah sudah memiliki program pemberian obat cacing, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kesadaran orang tua.
“Pencegahan jauh lebih penting. Obat cacing sudah menjadi program pemerintah, namun keberhasilannya tergantung pada kesadaran orang tua. Selain itu, kita juga harus menjaga kebersihan makanan, minuman, dan kebiasaan mencuci tangan anak,” tegasnya.
Sumber – Muhammadiyah




Discussion about this post