Academiamu
No Result
View All Result
Kamis, April 16, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Dosen Mengabdi IPB University Ajarkan Para Ibu Kelola Bank Sampah Berbasis Rumah Tangga

by academiamu
Oktober 30, 2021
in Info Kampus, Inspirasi
Reading Time: 2 mins read
A A
Dosen Mengabdi IPB University Ajarkan Para Ibu Kelola Bank Sampah Berbasis Rumah Tangga
159
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Pentingnya pemilahan sampah rumah tangga, menggerakkan para dosen muda IPB University untuk menggelar sosialisasi pengelolaan sampah organik menjadi kompos. Kegiatan sosialisasi kelola bank sampah digelar di RW 8 Kelurahan Situ Gede, Bogor (23/10).

Mereka adalah dosen dari Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan (ESL), Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) Bahroin Idris Tampubolon, Fitria Dewi Raswatie, Asti Istiqomah, Osmaleli dan Dina Lianita Sari. Selain dari FEM, kegiatan ini juga menggandeng dosen dari Departemen Agronomi dan Hortikultura yaitu Shandra Amarillis. Kegiatan yang dihadiri oleh ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) ini merupakan penyegaran kembali terkait pentingnya pemilahan sampah. 

RelatedPosts

Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran

Viral Tren Jastip Nyekar, Dosen UMSURA Soroti dari Perspektif Hukum Islam

Pakar Hukum Internasional: Konflik AS–Israel–Iran Berpotensi Picu Krisis Energi dan Perang Global

“Terdapat tujuh tahapan dalam bank sampah, dari tahapan tersebut hal yang paling krusial adalah tahapan pemilahan. Pemilahan mulai dari rumah merupakan kunci berjalannya bank sampah di kelurahan Situ Gede,” ungkap Bahroin dalam sosialisasi tersebut.

Hasil sampah organik yang dikumpulkan, lanjutnya, dapat dijual ke bank sampah Rumah Kardus, yang memang sudah ada namun sempat terhenti di RW 8. Sedangkan hasil sampah organik dari pemilahan sampah di rumah, dapat dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk kompos sederhana.

“Pupuk kompos ini dapat digunakan warga untuk tanaman-tanaman pekarangannya. Pada kesempatan ini ibu-ibu diajarkan untuk membuat pupuk kompos dan mempraktikkannya, untuk kemudian dicek kembali dua minggu ke depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Shandra menambahkan bahwa, “Kegiatan ini akan berlanjut, kita integrasikan dengan penanaman sayur-sayuran di lahan pekarangan ibu-ibu. Semoga ketika itu, pupuk kompos yang dibuat pun sudah dapat diaplikasikan”.

“Semangat ibu-ibu untuk mengerjakan pemilahan sampah dari rumah dan mempraktikkan pembuatan pupuk kompos kita fasilitasi dengan pembentukkan kelompok dalam pengelolaan sampah. Hal ini dapat menjadi cikal bakal terbentuknya kelembagaan warga dalam mengelola sampah,” imbuhnya.

Menurutnya, saat ini minat warga dalam mengelola sampah masih rendah. Sehingga diperlukan adanya keterlibatan langsung dari warga untuk memulai. Dari hal kecil, seperti memilah sampah di rumah, lalu bergotong royong mengolah sampah organik menjadi pupuk.

Salah seorang warga menyampaikan bahwa selama ini ia belum pernah mencoba memilah sampah organik. Setelah adanya sosialisasi ini sampah sayuran maupun nasi sisa, akan mereka buang di tempat sampah yang berbeda. 

“Semoga percobaan membuat pupuk organik ini berhasil dengan baik. Dan ke depannya kelurahan dapat mendukung dengan menyediakan alat komposter yang lebih besar agar dapat digunakan warga. Tentunya kegiatan ini sangat diapresiasi dan didukung oleh Ibu Lurah,” ungkap Aan, warga Desa Situ Gede. (Ang/Zul, IPB)

Baca Juga : UMM Lagi-lagi Jadi Tuan Rumah Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional

Tags: GenderIPB

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1269 shares
    Share 508 Tweet 317
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    303 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    285 shares
    Share 114 Tweet 71

Recent News

Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran

Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran

April 3, 2026
Viral Tren Jastip Nyekar, Dosen UMSURA Soroti dari Perspektif Hukum Islam

Viral Tren Jastip Nyekar, Dosen UMSURA Soroti dari Perspektif Hukum Islam

April 2, 2026

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif