Academiamu
No Result
View All Result
Rabu, Mei 6, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Guru Besar Kehutanan UGM: Galakkan Pembangunan KPH

by academiamu
Desember 9, 2021
in Info Kampus, Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
Guru Besar Kehutanan UGM = Galakkan Pembangunan KPH
165
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Guru Besar dari Fakultas Kehutanan UGM, Prof. Wahyu Andayani, berharap ke depan pembangunan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) harus semakin digalakkan. Hal ini guna untuk melindungi hutan dan memaksimalkan kebermanfaatan hutan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia. Sebab, sejauh ini Prof. Wahyu Andayani melihat bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, dan lain sebagainya telah terjadi hampir di seluruh pulau di Indonesia. Selain itu, masyarakat di sekitar hutan juga masih belum berada dalam kondisi sejahtera. Kiat ini disampaikan Prof. Wahyu Andayani dalam webinar‘ Pemikiran Bulaksumur Universitas Gadjah Mada Menuju Indonesia Maju 2045 Bidang Agro’ yang disiarkan melalui kanal Youtube Universitas Gadjah Mada pada Selasa, (7/12). 

Penggalakkan pembangunan KPH yang diutarakan Prof. Wahyu Andayani tersebut terutama untuk hutan-hutan di luar pulau Jawa. Ia mengatakan sejauh ini hutan-hutan di Jawa telah “dipangku” oleh Perum Perhutani sehingga telah memiliki kejelasan dalam pengelolaannya. Prof. Wahyu menegaskan kejelasan dalam pengelolaan seperti itu merupakan aspek penting dalam pelestarian dan pemanfaatan hutan. Sebab, jika suatu saat terjadi bencana maka penyelesaian masalah dapat lebih jelas dan terarah. 

RelatedPosts

Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran

Viral Tren Jastip Nyekar, Dosen UMSURA Soroti dari Perspektif Hukum Islam

Pakar Hukum Internasional: Konflik AS–Israel–Iran Berpotensi Picu Krisis Energi dan Perang Global

“Jadi, nanti bisa kalau ada peristiwa (bencana) hidrometeorologi (di pulau Jawa) ya silakan (keluh kesah) dialamatkan kesana (Perum Perhutani). Jadi, kalau ada banjir, longsor, dan lain sebagainya itu nanti dialamatkan (saja) ke Perum Perhutani, jadi kira2 begitu,” tutur Prof. Wahyu Andayani 

“(Sedangkan) di luar Jawa itu, hutannya belum ada yang ‘mangku’. Oleh karena itu, perlu dipangku supaya nanti jelas, siapa berbuat apa di kawasan tersebut. Karena sekarang hampir di seluruh pulau sudah ada terjadi peristiwa (bencana) hidrometeorologi yang disebabkan oleh degradasi dan deforestasi (hutan)…. Jadi, oleh karena di Jawa sudah ada pemangkunya, maka di luar Jawa diperlukan pemangku seperti yang ada di Jawa,” tambah Prof. Wahyu Andayani. 

Prof. Wahyu Andayani mengungkapkan saat ini lebih dari 46,5% (56 Juta Ha) Kawasan Hutan Negara tidak dikelola dengan baik, dengan 30 Juta Hektarnya di bawah wewenang Pemerintah Daerah (Pemda). Oleh karena itu, KPH tersebut kemudian menjadi solusi atas pengelolaan hutan, dimana bisa mengakomodasi aspek ekologi, sosial, serta ekonomi.

Dalam perencanaannya, akan terdapat 600 unit KPH di seluruh Indonesia, dimana 530 unit untuk KPH dengan fungsi produksi, dan 70 unit KPH lainnya untuk fungsi lindung. Saat ini sudah terdapat 120 unit KPH yang berhasil dibangun dan menjadi model pada pembangunan KPH-KPH tersebut, walau Prof. Wahyu Andayani menyebutkan semua KPH Model itu pun juga belum beroperasi secara penuh.  

Artinya masih terdapat banyak “pekerjaan rumah” kita untuk melindungi dan memaksimalkan hutan-hutan di Indonesia. Masih terdapat 480 unit KPH yang belum dibangun dan tentunya juga kerja-kerja untuk memastikan KPH tersebut dapat beroperasi secara penuh.  

“Kita optimis (untuk melindungi hutan) jika semua pihak melakukan hal-hal secara bijak untuk mengelola hutan-hutan yang masih tersisa sekarang ini. Dulu pulau Kalimantan itu yang paling aman, hutannya itu sangat bagus, (sehingga) tidak pernah ada banjir dan longsor, sekarang (sudah) menjadi pulau yang tidak aman. (Bahkan) seluruh Indonesia saat ini, pulau-pulau-nya tidak ada yang aman,” pungkas Prof. Wahyu Andayani. 

Penulis: Aji 

Baca Juga : Dibutuhkan Perspektif Indonesia yang Lebih Mampu Menerjemahkan Karakteristik Negara Non-Barat

Tags: UGM

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1273 shares
    Share 509 Tweet 318
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    303 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    286 shares
    Share 114 Tweet 72

Recent News

Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran

Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran

April 3, 2026
Viral Tren Jastip Nyekar, Dosen UMSURA Soroti dari Perspektif Hukum Islam

Viral Tren Jastip Nyekar, Dosen UMSURA Soroti dari Perspektif Hukum Islam

April 2, 2026

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif