Academiamu
No Result
View All Result
Minggu, Mei 31, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Mahasiswa UGM Melaksanakan KKN di Pulau Sabu

by academiamu
Januari 3, 2022
in Info Kampus, Inspirasi
Reading Time: 3 mins read
A A
Mahasiswa UGM Melaksanakan KKN di Pulau Sabu
159
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Semangat 24 orang mahasiswa UGM melaksanakan kegiatan pengabdian ke daerah terluar dan terisolir di wilayah bagian timur Indonesia patut diapresiasi. Para mahasiswa ini ditempatkan di Pulau Sabu yang berada di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur. Pulau yang berada di selatan NTT ini berada di seberang benua Australia. Para mahasiswa ini harus menempuh perjalanan lewat kapal laut selama kurang lebih 10-12 jam dari pelabuhan Kota Kupang.

Penerjunan mahasiswa KKN di Kabupaten Sabu Raijua ini diapresiasi langsung oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat. Sebab, menurut Gubernur, Kabupaten Sabu Raijua merupakan kabupaten yang paling kering di Provinsi NTT. “Hal itu disampaikan Gubernur saat menerima audiensi mahasiswa KKN PPM di Kupang pada 20 Desember lalu,” kata Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN PPM Dr. Widya Nayati, M.A., Jumat (31/12).

RelatedPosts

Dokter Spesialis Sekaligus Jenderal Bintang Dua, Mantan Menteri Agama Era Soeharto Ini Punya Jasa Besar untuk Jemaah Haji!

Rupiah Melemah, Pakar UMSURA Bagikan Tips Finansial untuk Masyarakat

Pakar UMSURA : Pelemahan Rupiah Bisa Menjalar hingga Harga Kebutuhan Pokok

Meski kering dan tandus, Gubernur menyampaikan kabupaten yang berada di selatan Indonesia itu memiliki potensi sumber daya yang belum banyak dikembangkan misalnya dalam usaha tenun, rumput laut, tambak garam dan pariwisata. Oleh karena potensi itu perlu didorong lewat pemberdayaan secara berkelanjutan. “Gubernur yakin dengan ilmu yang dibagikan oleh mahasiswa ini bisa mengubah pola pikir warga untuk terus berkembang,” papar Widya Nayati.

Widya Nayati mengamini sebagian besar pulau tersebut gersang dan tandus. Bahkan sepanjang tahun, pulau tersebut paling sedikit mendapat pasokan air hujan. Tidak heran di pulau ini juga sering terjadi bencana badai angin siklon. “Bila ada bencana angin (badai siklon) daerahnya sangat terisolir,” kata Widya saat dihubungi via telepon.

Badai angin ini menurut Widya sering terjadi di pulau ini. Sampai-sampai warga di sana tidak berani keluar dari rumahnya masing-masing. “Kejadiannya bisa 2-3 jam sekali,” katanya.

Widya menuturkan mahasiswa mulai diterjunkan di pulau itu sejak tanggal 23 Desember lalu. Karena ada info dari BMKG bahwa badai ini terjadi hingga tanggal 26 Desember sehingga mahasiswa memilih untuk berlindung dan tidak keluar rumah untuk sementara waktu. Bila ada badai seperti ini menurut Widya, pulau ini menjadi terisolir sehingga pasokan bahan makanan dari luar menjadi tersendat sehingga masyarakat sangat bergantung dengan mie instan. “Jika ada bencana, yang ada bantuan mie instan,” kata Widya.

Widya menyampaikan selama dua bulan ke depan para mahasiswa UGM melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan partisipasi perempuan yang umumnya berasal dari keluarga nelayan dan petani. Pemberdayaan para perempuan menurut Widya dilakukan lebih kepada peningkatan sumber daya manusia berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan baik dalam pengembangan ekonomi dan kesehatan maupun pengetahuan  lainnya. “Kita ingin meningkatkan keterampilan wanita dalam meningkatkan kesehatan keluarganya dimana ia mampu mengolah bahan makanan sehat dan bergizi dari sumber daya alam yang ada di sekitar,” katanya.

Beberapa bentuk kegiatan adalah pengolahan makanan dari rumput laut, pengolahan ikan dan daun kelor. “Kita mengajari berbagai macam makanan yang sehat dan mudah dipakai dan dikonsumsi ibu dan anak-anak dengan bahan dasar yang ada di sini,” katanya.

Pemberdayaan perempuan tersebut menurut Widya tidak diarahkan untuk menjadi produk usaha namun lebih kepada peningkatan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang cukup agar tidak terjadi stunting. Namun, apabila ada perempuan yang tertarik untuk berwirausaha maka mahasiswa juga mengenalkan dan memberi keterampilan berwirausaha. “Kalau mau menjual, kita sudah menyiapkan bagaimana cara mendesain produk dan pengemasannya, lalu memasarkan secara online dan melatih mengelola keuangan dan menabung,” katanya. (UGM)

Penulis : Gusti Grehenson

Baca Juga : Bersama Pemerintah Inggris, ITS Resmikan Jalur Evakuasi Inklusif

Tags: KKNUGM

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1277 shares
    Share 511 Tweet 319
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    303 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    286 shares
    Share 114 Tweet 72

Recent News

Dokter Spesialis Sekaligus Jenderal Bintang Dua, Mantan Menteri Agama Era Soeharto Ini Punya Jasa Besar untuk Jemaah Haji!

Dokter Spesialis Sekaligus Jenderal Bintang Dua, Mantan Menteri Agama Era Soeharto Ini Punya Jasa Besar untuk Jemaah Haji!

Mei 26, 2026
Rupiah Melemah, Pakar UMSURA Bagikan Tips Finansial untuk Masyarakat

Rupiah Melemah, Pakar UMSURA Bagikan Tips Finansial untuk Masyarakat

Mei 20, 2026

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif