Academiamu
No Result
View All Result
Senin, Agustus 31, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Mahasiswa Umsura Ciptakan i-Food Processing Hydrator, Alat Pengering Bawang Merah Anti-Cuaca

by academiamu
Agustus 31, 2026
in Info Kampus, Sainstekno
Reading Time: 3 mins read
A A
Mahasiswa Umsura Ciptakan i-Food Processing Hydrator, Alat Pengering Bawang Merah Anti-Cuaca
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menghadirkan inovasi teknologi tepat guna dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Karangsemi. Melalui Kelompok 6 KKN, mahasiswa mengembangkan i-Food Processing Hydrator, sebuah alat pengering bawang merah yang dirancang untuk mempercepat proses pengolahan sekaligus meningkatkan kualitas dan nilai tambah komoditas pertanian masyarakat.

Inovasi tersebut digagas beberapa mahasiswa dari lintas program studi, yakni Muhammad Rais Hamzah dari S1 Teknik Elektro, Feranika Meilinda dari S1 Akuntansi, dan Andhita Dwi Ningrum dari S1 PGSD.

RelatedPosts

Dokter Spesialis Sekaligus Jenderal Bintang Dua, Mantan Menteri Agama Era Soeharto Ini Punya Jasa Besar untuk Jemaah Haji!

Rupiah Melemah, Pakar UMSURA Bagikan Tips Finansial untuk Masyarakat

Pakar UMSURA : Pelemahan Rupiah Bisa Menjalar hingga Harga Kebutuhan Pokok

Desa Karangsemi memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya komoditas bawang merah yang menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat. Namun, ketika musim panen raya tiba, produksi bawang merah meningkat dan menyebabkan pasokan melimpah. Kondisi tersebut berpotensi membuat harga jual menurun karena tidak sebanding dengan permintaan pasar.

Melihat kondisi tersebut, masyarakat telah mengembangkan berbagai produk olahan, di antaranya bawang merah bubuk (BRAMA) dan bawang merah oven (BRAMO). Namun, proses pengolahan masih menghadapi kendala, terutama pada tahap pengeringan.

Proses pengeringan secara konvensional membutuhkan waktu relatif lama dan hasilnya dapat kurang merata. Selain itu, proses penjemuran juga dipengaruhi oleh kondisi cuaca sehingga dapat berdampak pada kualitas bahan baku dan produk akhir.

Berangkat dari permasalahan tersebut, Kelompok 6 KKN Umsura mengembangkan i-Food Processing Hydrator sebagai solusi teknologi tepat guna. 

“Alat ini dirancang untuk mempercepat proses penurunan kadar air bawang merah melalui sistem pemanas dan sirkulasi udara yang bekerja secara otomatis,”ujar Feranika Rabu (12/8/26)

Dengan sistem tersebut, suhu di dalam ruang pengering dapat dijaga tetap stabil sehingga proses pengeringan menjadi lebih cepat, merata, efisien, dan higienis. Teknologi ini juga memungkinkan proses pengeringan tidak sepenuhnya bergantung pada kondisi cuaca.

Secara desain, i-Food Processing Hydrator berbentuk kabinet pengering yang dilengkapi beberapa rak berbahan stainless steel sebagai tempat menyusun irisan bawang merah. Alat tersebut menggunakan heater sebagai sumber panas, thermostat untuk menjaga kestabilan suhu, serta kipas untuk membantu sirkulasi udara di dalam ruang pengering.

“Kombinasi komponen tersebut memungkinkan udara panas bersirkulasi secara lebih merata sehingga bawang merah yang dikeringkan dapat menghasilkan bahan baku dengan kualitas yang lebih baik untuk kemudian diolah menjadi produk bawang merah bubuk maupun bawang merah oven,”imbuhnya lagi.

Proses penggunaan teknologi ini diawali dengan pemilihan bahan baku, dilanjutkan dengan pengupasan dan pengirisan bawang merah. Setelah itu, irisan bawang merah dimasukkan ke dalam alat untuk melalui proses penurunan kadar air menggunakan sistem pemanas dan sirkulasi udara.

Setelah kadar air berkurang dan bawang merah berada dalam kondisi yang sesuai, bahan dapat dilanjutkan ke tahap penghalusan untuk menghasilkan bawang merah bubuk. Produk kemudian melalui proses pengayakan agar ukuran bubuk lebih seragam sebelum memasuki tahap akhir, yakni pengemasan.

“Kehadiran i-Food Processing Hydrator diharapkan tidak hanya membantu mengatasi kendala teknis dalam proses pengeringan, tetapi juga membuka peluang pengembangan produk olahan bawang merah yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,”katanya.

Melalui inovasi tersebut, mahasiswa KKN Umsura berupaya menghubungkan ilmu dari berbagai bidang untuk menjawab persoalan nyata di masyarakat. Kolaborasi mahasiswa Teknik Elektro, Akuntansi, dan PGSD menunjukkan bahwa kegiatan KKN dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menghadirkan solusi yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga mendukung pengembangan potensi ekonomi lokal.

Inovasi i-Food Processing Hydrator menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa Umsura dalam mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna di tingkat masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi bawang merah Desa Karangsemi agar dapat diolah menjadi produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

Sumber : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Tags: UMSurabaya

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1280 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    303 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    286 shares
    Share 114 Tweet 72

Recent News

Mahasiswa Umsura Ciptakan i-Food Processing Hydrator, Alat Pengering Bawang Merah Anti-Cuaca

Mahasiswa Umsura Ciptakan i-Food Processing Hydrator, Alat Pengering Bawang Merah Anti-Cuaca

Agustus 31, 2026
Dokter Spesialis Sekaligus Jenderal Bintang Dua, Mantan Menteri Agama Era Soeharto Ini Punya Jasa Besar untuk Jemaah Haji!

Dokter Spesialis Sekaligus Jenderal Bintang Dua, Mantan Menteri Agama Era Soeharto Ini Punya Jasa Besar untuk Jemaah Haji!

Mei 26, 2026

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif