Academiamu
No Result
View All Result
Jumat, Mei 1, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Ekonom UNAIR : Neobank dan Fintech Tidak Bisa Sepenuhnya Gantikan Bank Konvensional

by academiamu
Oktober 11, 2021
in Info Kampus, Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
Universitas Airlangga
154
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Proses digitalisasi ekonomi saat ini mengalami perkembangan yang semakin masif. Perkembangan digitalisasi ekonomi dipicu oleh kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat serta pergeseran pola interaksi ekonomi. Hal tersebut menciptakan ekosistem yang kuat bagi berkembangnya neo bank. Ekonom UNAIR Dr. Wisnu Wibowo SE., M.Si menuturkan bahwa neobank atau dikenal sebagai challenger bank merupakan sebuah wujud terobosan inovasi dalam teknologi keuangan yang menawarkan jasa perbankan yang berbasis digital (branchless). Menurutnya, bank tersebut tidak memiliki bentuk fisik sebagaimana layanan bank pada umumnya, tetapi neo bank hadir sepenuhnya secara online.

“Sesuai dengan karakteristik bisnis tersebut, neo bank menyasar kepada nasabah yang tech-savvy atau paham dan fasih dalam teknologi, yang tidak keberatan melakukan sebagian besar pengelolaan keuangan mereka melalui aplikasi seluler,” tuturnya.

RelatedPosts

Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran

Viral Tren Jastip Nyekar, Dosen UMSURA Soroti dari Perspektif Hukum Islam

Pakar Hukum Internasional: Konflik AS–Israel–Iran Berpotensi Picu Krisis Energi dan Perang Global

Merujuk pada laporan McKinsey, konsumen Indonesia sangat terbuka terhadap perbankan digital. Prospek digital bank di Indonesia sangat menjanjikan. Disebutkan bahwa penggunaan bulanan perbankan digital di Indonesia telah tumbuh dua kali lebih cepat dari pada negara berkembang Asia yang lainnya. “Hal ini juga ditunjang oleh beberapa kelebihan bank digital dibanding bank konvensional,” ungkapnya.

Wakil Dekan I FEB Universitas Airlangga itu menyebutkan bahwa selain memiliki karakteristik user-friendliness, neo bank juga memiliki kelebihan dalam fitur yang membuatnya menjadi bagian dari lifestyle pelanggan. Kehadiran neo bank jelas akan memengaruhi kelompok nasabah milenial dan kelompok lain yang memiliki kedekatan dengan penggunaan smartphone.

Meskipun demikian, neobank dan financial technology (fintech) tidak akan dengan serta merta akan menggantikan bank konvensional. Keputusan seseorang untuk mengambil produk finansial juga akan sangat dipengaruhi oleh faktor kepercayaan dan juga keamanan.

“Semakin besar dan semakin dikenal sebuah institusi keuangan akan memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap industri tersebut,” tuturnya.

Tidak bisa dipungkiri bahwa aspek perlindungan konsumen dari kemungkinan terjadinya risiko yang muncul dari aktivitas neo bank. Kondisi yang paling mungkin adalah antara bank konvensional yang mampu berinovasi dan beradaptasi atau neobank akan hidup berdampingan sekaligus berkompetisi dalam memberikan produk dan layanan keuangan kepada masyarakat.

“Kondisi seperti ini jelas akan menguntungkan bagi masyarakat karena akan memperoleh layanan keuangan yang semakin efisien dan bernilai sebagai dampak terjadinya persaingan yang semakin menarik diantara retail banking,” ungkapnya.

Strategi Bank Konvensional

Chief Regional Economist Bank BNI itu menuturkan bahwa dalam menghadapi persaingan yang ketat dengan neo bank dan fintech, bank konvensional harus mengambil inisiatif untuk memperkuat produk dan layanan digital.  Transformasi ke bank digital membutuhkan modal yang besar, maka sangat didorong agar industri perbankan konvensional untuk melakukan konsolidasi usaha.

“Oleh karena itu perlu bagi bank kecil dan menengah untuk melakukan merger dan akuisisi guna memperkuat struktur modal sehingga secara agile dapat beradaptasi dengan tantangan dan kebutuhan digitalisasi keuangan,” ungkapnya.

Inovasi dalam layanan keuangan menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi bagi keberlangsungan bisnis bank konvensional. Kemampuan dalam memanfaatkan teknologi keuangan dalam memberikan layanan keuangan yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara cepat, aman sehingga  menjadikannya sebagai bagian dari lifestyle.

“Bank konvensional bersama neobank dan fintech dapat berkolaborasi untuk membantu revolusi digital keuangan dengan menggarap potensi pasar digital bank yang sangat besar melalui kerjasama yang saling menguntungkan,” pungkasnya. (dilansir page News Unair*)

Penulis: Sandi Prabowo

Editor: Binti Q. Masruroh

Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah Melawan Pandemi Dan Resesi

Tags: UNAIR

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1272 shares
    Share 509 Tweet 318
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    303 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    285 shares
    Share 114 Tweet 71

Recent News

Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran

Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran

April 3, 2026
Viral Tren Jastip Nyekar, Dosen UMSURA Soroti dari Perspektif Hukum Islam

Viral Tren Jastip Nyekar, Dosen UMSURA Soroti dari Perspektif Hukum Islam

April 2, 2026

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif