Academiamu
No Result
View All Result
Selasa, Februari 17, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Advetorial

Dosen UB Bangun GIS Respon Semeru untuk Bantu Evakuasi

by academiamu
Desember 11, 2021
in Advetorial, Info Kampus, Inspirasi
Reading Time: 2 mins read
A A
Dosen UB Bangun GIS Respon Semeru untuk Bantu Evakuasi
165
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Dalam menghadapi bencana, pemetaan dan pemantauan lokasi adalah hal yang penting. Selain untuk memantau kondisi terkini, pemantauan ini ditujukan untuk memberikan informasi yang benar dengan bukti yang memadai. Inilah yang dilakukan oleh Adipandang Yudono, S.Si., MURP., PhD, dosen Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya.

Bersama timnya, ia menciptakan sebuah aplikasi pemantauan kondisi terkini gunung Semeru yang bisa di akses kapan saja dan dimana saja. Sebagai bentuk respon cepat terhadap bencana Gunung Semeru, “GIS untuk bencana semeru ini bisa membantu mengurangi buta informasi. Dengan pemetaan Global Postioning System, dapat menyediakan informasi berdasarkan lokasi”, terang Adipandang.

RelatedPosts

Srikandi Intelektual dari Kauman: Kisah Siti Baroroh Baried, Profesor Perempuan Pertama Indonesia yang Membawa ‘Aisyiyah ke Dunia

Mahasiswa Teknik Kimia UMS Ciptakan Hidrogel Ramah Lingkungan dari Limbah Kulit Jagung

Psikolog UMSURA Jelaskan Kasus Siswa SD di NTT yang Ditemukan Gantung Diri

Geographic Information System, menurut Adipandang merupakan system dari hulu ke hilir tekait hasil-hasil lokasi dan keruangan. “Satu perangkat system yang terkait dengan objek geospasial. Banyak sekali kegunaannya, yang paling umum adalah penggunaan lokasi. Untuk di studi Perencanaan Wilayah Kota, digunakan untuk memetakan wilayah yang akan dimanfaatkan”, jelasnya.

Aplikasi GIS pada bencana Semeru akan mengumpulkan data dari pengguna. Data ini akan divalidasi oleh analis, untuk dapat disebar sebagai panduan bagi pengguna lainnya. Ia juga berkolaborasi oleh komunitas pilot dan pemetaan drone yang tergabung dalam komunitas Sky Volunteer untuk pengumpulan foto udara. “Foto udara ini akan divalidasi lagi kebenarannya oleh tim yang berada di darat”, imbuh pria berkacamata ini.

Laman s.ub.ac.id/gisresponsemeru ditujukan untuk pendataan secara real time dan singkat. “Pengisi cukup memberikan informasi dengan menambahkan foto dan keterangan tambahan sesuai lokasi lalu cukup di submit. Dengan proses sekitar 5 detik, sehingga akan memudahkan dan mempercepat tugas relawan di lapangan”, terangnya.

Penambahan fitur terbaru memungkinkan pengguna maupun pengunjung melakukan perbandingan lokasi sebelum dan sesudah erupsi terjadi. “Hasil pemotretan melalui drone selanjutnya di-overlay dengan kondisi sebelum erupsi” jelasnya.

Pilihan tampilan peta juga disediakan oleh Adipandang dan dua koleganya, Yosi Andika., SP dan MH. Nateq Nouri, S.P.W.K. Melalui aplikasi ini, pengguna juga bisa melakukan kajian pengukuran luas wilayah terdampak bencana, dan sangat membantu tim di lapangan untuk melakukan evakuasi.

Tidak hanya digunakan oleh relawan dari UB yang berada di lapangan, penggunaan platform GIS ini juga digunakan oleh berbagai komunitas dan Lembaga. “Setelah kita bekerja membuat platform tersebut, alhamdulillah banyak terpakai oleh berbagai komunitas dan relawan, baik itu BPBD, relawan local, swasta yang menjadikan platform ini sebagai panduan pergerakan evakuasi”, paparnya.

Dengan adanya platform ini, Adipandang berharap dapat membantu pergerakan relawan dengan tepat dan cepat. (VQ, UB)

Baca Juga : Tim Bayucaraka ITS Panen Delapan Gelar Juara di KRTI 2021

Tags: UB

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1259 shares
    Share 504 Tweet 315
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    303 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    283 shares
    Share 113 Tweet 71

Recent News

Srikandi Intelektual dari Kauman: Kisah Siti Baroroh Baried, Profesor Perempuan Pertama Indonesia yang Membawa ‘Aisyiyah ke Dunia

Srikandi Intelektual dari Kauman: Kisah Siti Baroroh Baried, Profesor Perempuan Pertama Indonesia yang Membawa ‘Aisyiyah ke Dunia

Februari 16, 2026
Mahasiswa Teknik Kimia UMS Ciptakan Hidrogel Ramah Lingkungan dari Limbah Kulit Jagung

Mahasiswa Teknik Kimia UMS Ciptakan Hidrogel Ramah Lingkungan dari Limbah Kulit Jagung

Februari 8, 2026

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif