Academiamu
No Result
View All Result
Sabtu, Januari 17, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Rilis Whistleblowing System, ITS Tunjukkan Komitmen Menuju Zona Integritas

by academiamu
Januari 13, 2022
in Info Kampus, Inspirasi
Reading Time: 2 mins read
A A
Rilis Whistleblowing System, ITS Tunjukkan Komitmen Menuju Zona Integritas
158
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Kampus ITS, ITS News – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) serius tunjukkan komitmen untuk mewujudkan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK). Hal ini dibuktikan dengan merilis internalisasi Whistleblowing System (WBS) yang dilaksanakan pada hari terakhir Rapat Kerja Pimpinan ITS 2022, Minggu (9/1) kemarin.

Melalui sistem ini, seluruh sivitas akademika ITS maupun stakeholders dapat melaporkan perbuatan berindikasi pelanggaran di lingkungan ITS secara anonim. Sebelumnya, ZI-WBK ini telah diterapkan lebih dulu di lingkungan Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD) ITS, sebelum akhirnya diterapkan untuk seluruh ITS.

Dalam pemaparannya, Dekan FSAD ITS Prof Hamzah Fansuri MSi PhD mengatakan bahwa WBS merupakan instrumen keterbukaan dan kontrol oleh masyarakat. Dengan adanya WBS ini, kampus dapat meningkatkan kualitas layanan serta pengawasan para pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan (tendik). “Karena pelapor dalam sistem ini terbuka bagi siapapun, maka masyarakat dapat turut berperan dalam meningkatkan kualitas ITS,” jelas guru besar Kimia ini.

RelatedPosts

Sosialisasi dan Workshop E-MESp 4Cs Mobile Terintegrasi Sekaresidenan sebagai Uji Coba Tahap 2

UMSA dan UMP Kerja Sama KKN Internasional

Mahasiswa Unismuh Latih Public Speaking Siswa

Diungkapkan Hamzah, terdapat beberapa indikasi pelanggaran yang dapat dilaporkan melalui sistem ini. Mulai dari keterlibatan dosen/tendik/mahasiswa dalam kegiatan terlarang seperti radikalisme dan terorisme, tindak kejahatan tertentu seperti penipuan, pencurian, ataupun tindak kekerasan.

Selain itu, lanjutnya, pelapor juga dapat melaporkan indikasi tindak pemalsuan dokumen, rekayasa nilai, pemalsuan ijazah, korupsi dan gratifikasi, pelanggaran terhadap undang-undang, hingga kecurangan akademik misalnya plagiarisme. “Pengaduan akan segera ditindaklanjuti apabila memenuhi lima unsur yakni perbuatan apa, di mana, kapan terjadinya pelanggaran, siapa saja yang terlibat, dan bagaimana perbuatan tersebut dilakukan,” beber lelaki berkacamata ini.

Hamzah melanjutkan, ITS juga akan menjamin kerahasiaan identitas pribadi pelapor. Guna lebih menjaga kerahasiaan, pelapor dapat memilih untuk tidak mengisikan data pribadi seperti nama atau hubungan dengan pelaku, serta informasi lain yang memungkinkan orang melakukan pelacakan. “Untuk itu, diharap pelapor tidak memberitahu nomor registrasi laporannya kepada orang lain,” tandas Hamzah mengingatkan.

Sistem yang telah direncanakan sejak pertengahan tahun 2021 ini dikembangkan secara inhouse dengan melibatkan Direktorat Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (DPTSI) ITS, Unit Komunikasi Publik (UKP), serta Biro Umum dan Reformasi Birokrasi (BURB) ITS. Untuk mengirimkan aduan, pelapor dapat mengakses WBS melalui alamat https://www.its.ac.id/ppid/whistle-blowing-system/.

Keberadaan sistem ini pun disambut dengan bangga oleh Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng. Dalam pidato penutupannya, rektor yang kerap disapa Ashari ini mengajak seluruh sivitas akademika ITS untuk turut mengawal pelayanan dan integritas di lingkungan kampus. “Mari kita jalankan tugas kita sebaik-baiknya dan sejujur-jujurnya untuk kebaikan bersama,” tandasnya. (HUMAS ITS)

Reporter: Raisa Zahra Fadila

Tags: ITS

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1254 shares
    Share 502 Tweet 314
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    302 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    282 shares
    Share 113 Tweet 71

Recent News

Sosialisasi dan Workshop E-MESp 4Cs Mobile Terintegrasi Sekaresidenan sebagai Uji Coba Tahap 2

Sosialisasi dan Workshop E-MESp 4Cs Mobile Terintegrasi Sekaresidenan sebagai Uji Coba Tahap 2

Desember 16, 2025
Gambar kerjasama UMSA-UMP

UMSA dan UMP Kerja Sama KKN Internasional

November 9, 2025

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif