Academiamu
No Result
View All Result
Sabtu, Januari 17, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Layanan Bimbingan Konseling UMM Atasi Masalah Kesehatan Mental

by academiamu
Juni 8, 2022
in Info Kampus, Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
Layanan Bimbingan Konseling UMM Atasi Masalah Kesehatan Mental
157
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Memerhatikan kondisi mental memang penting tapi jangan sampai melakukan self diagnosis. Hal itu disampaikan oleh Kepala UPT. Bimbingan & Konseling, Hudaniah, S.Psi., M.Si. Menurutnya, mendiagnosis diri sendiri akan sangat berisiko. Sifatnya akan menjadi subjektif dan tidak ada lagi sudut pandang  orang lain.

“Carilah orang yang profesional seperti psikolog atau datang ke psikiater. Bisa juga datang ke layanan bimbingan konseling (BK) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Nanti akan kami bantu dan dampingi untuk menangani masalah psikis yang dialami oleh masyarakat,” tambahnya.

RelatedPosts

Sosialisasi dan Workshop E-MESp 4Cs Mobile Terintegrasi Sekaresidenan sebagai Uji Coba Tahap 2

UMSA dan UMP Kerja Sama KKN Internasional

Mahasiswa Unismuh Latih Public Speaking Siswa

Hudan menjelaskan bahwa ada beberapa pelayanan yang pihaknya sediakan. Mulai dari yang bersifat klasikal atau individual. Klasikal yaitu bimbingan yang bertujuan agar orang mampu mengenali potensi dirinya, memahami lingkungan dan mampu mengatasi hambatan atau permasalahan yang dapat berpotensi untuk masa depan. Sedangkan yang bersifat individual yaitu konseling yang didasarkan atas kemauan sendiri untuk memecahkan permasalahan atau trauma yang dimiliki.

“Bimbingan yang bersifat klasikal biasanya diperuntukan untuk mahasiswa baru yang ingin mengenali potensi diri yang nantinya akan diarahkan untuk psikotes. Untuk yang individual biasanya berupa masalah pribadi terkait dengan keluarga ataupun dengan teman. Pun juga dengan kondisi emosi,” jelas Hudan.

Ia menegaskan kembali bimbingan konseling akan jauh lebih efektif jika didasari atas kemauan sendiri. Berbeda dengan BK saat di sekolah, Konseling di kampus akan siap sedia jika ada keluhan yang didasarkan atas kemauan sendiri. Terutama jika memiliki masalah. “Pada intinya seseorang yang melakukan konseling karena butuh support dan ingin berbagi cerita dengan orang lain,” tegasnya.

Hudan bercerita setiap masalah yang membutuhkan konseling memiliki keunikan sendiri-sendiri. Di UMM sendiri konseli (client) yang dihadapi juga dari latar belakang masalah yang berbeda-beda. Ada yang berasal dari trauma dengan keluarga, masalah hubungan percintaan, masalah dengan tugas akhir dan juga merasa memiliki masalah dari dalam diri sendiri.

“Di beberapa kasus trauma, ada yang membutuhkan lebih dari sepuluh kali pertemuan untuk bisa sembuh. Karena kondisi psikologis berbeda dengan fisik, seorang klien harus mempercayai penuh seorang konselor yang dipercayai untuk berbagi cerita,” tutur Hudan.

Ia juga menilai bahwa sebagian masyarakat kita beranggapan negatif dengan mereka yang mengunjungi psikiater atau psikolog. Dianggap memiliki gangguan jiwa atau stress. Padahal, orang juga perlu penanganan lebih lanjut jika sudah merasa tak nyaman dengan diri sendiri. Meski begitu, ia mengakui bahwa mengubah cara pandang orang bukanlah perkara yang mudah. 

“Dulu, masyarakat kita kan tidak biasa dengan orang-orang yang memiliki perilaku berbeda. Bahkan ada yang dipasung karena memang belum mengenal apa itu psikiater dan psikolog. Tapi seiring waktu, masyarakat juga harus menyadari bahwa ada profesi-profesi yang dapat menangani kondisi seperti ini,” ungkapnya.

Hudan juga mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya untuk mengedukasi berbagai lapisan masyarakat. Seperti orang tua dan remaja ataupun calon pasangan yg mau menikah. Materinya juga beragam, mulai dari seberapa pentingnya menguatkan mental anak, bahkan juga edukasi mengenai pra nikah untuk mempersipkan kesehatan mental orang tua. Mereka juga masih harus berupaya untuk mensosialisasikan peran psikolog. (zak/wil)

Baca Juga : Pakar Unpad: Cegah Hepatitis Misterius, Pola Hidup Sehat Diutamakan

Tags: UMM

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1254 shares
    Share 502 Tweet 314
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    302 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    282 shares
    Share 113 Tweet 71

Recent News

Sosialisasi dan Workshop E-MESp 4Cs Mobile Terintegrasi Sekaresidenan sebagai Uji Coba Tahap 2

Sosialisasi dan Workshop E-MESp 4Cs Mobile Terintegrasi Sekaresidenan sebagai Uji Coba Tahap 2

Desember 16, 2025
Gambar kerjasama UMSA-UMP

UMSA dan UMP Kerja Sama KKN Internasional

November 9, 2025

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif