Academiamu
No Result
View All Result
Selasa, Maret 10, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Marak Potongan Gambar dan Video di Media Sosial Pasca Debat Cawapres, Dosen UM Surabaya Tegaskan Soal Misinformasi

by academiamu
Desember 23, 2023
in Info Kampus, Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
Marak Potongan Gambar dan Video di Media Sosial Pasca Debat Cawapres, Dosen UM Surabaya Tegaskan Soal Misinformasi
157
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Dosen Kajian Media dan Budaya Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) Radius Setiyawan turut memberikan sorotan usai debat Cawapres 2024 yang digelar malam tadi. Radius menilai debat perdana Cawapres berjalan seru dan sengit. Ketiga cawapres cukup agresif menyerang lawan-lawannya, bahkan perdebatan tersebut dianggap lebih seru ketimbang debat Capresnya.

“Masing-masing calon melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang menjebak. Saling serang tak terelakkan. Bagi saya dalam debat itu hal yang biasa. Selain cawapres,  yang tidak kalah sengit lagi adalah perdebatan para pendukung di sosial media,”kata Radius Sabtu (23/12/23)

RelatedPosts

PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 3

PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 2

PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 1

Ia menyebut, para pendukung paslon berusaha membuat framing positif atas narasi yang disampaikan kandidatnya. Tidak jarang juga menyerang lawan dengan framing negatif.

“Kalau kita lihat media sosial setelah debat tadi malam, berbagai potongan video atau gambar disebar, dan setiap potongan tersebut diberi makna sesuai dengan kepentingan. Tentu hal ini akan menggiring opini publik dan memiliki pengaruh yang kuat,” kata Radius lagi.

Menurutnya, dunia digital saat ini memiliki jangkauan yang luas. Tidak terbatas ruang dan waktu, mudah diterima serta dibagikan, sehingga dalam konteks tersebut, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tidak terjadi misinformasi atau disinformasi (hoax). Pengguna media sosial atau netizen harus memperhatikan hal-hal ini dalam menerima berita.

Pertama, memastikan. Artinya melakukan ricek atas informasi yang diterima. Cari sumbernya dan jangan mudah  menyebar. Radius menegaskan berita hoax atau berita palsu menjadi isu serius jelang pilpres karena memiliki potensi dampak negatif pada stabilitas sosial dan politik, sehingga perlunya peran aktif pengguna media sosial dalam memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya.

Kedua, bersikap bijak atas potongan-potongan video atau foto yang menyebar. Jangan malas mencari versi utuhnya. Karena dalam teks tersebut ada konteks yang harus dipahami. Mencari asal foto dan video secara utuh menjadi sangat penting karena tak jarang hal tersebut digunakan menyebar hoaks untuk mendukung klaim mereka.

“Jangan kecintaan terhadap paslon membuat kita kehilangan nalar kritis,”tegasnya.

Terakhir, Radius menyebut debat tidak akan mampu mengambarkan isi kepala. Karena durasi dan format yang ditentukan membatasi hal tersebut. Jadi wajar, siapa yang menguasai teknik dan strategi. Dialah pemenangnya.

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1265 shares
    Share 506 Tweet 316
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    303 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    284 shares
    Share 114 Tweet 71

Recent News

PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 1

PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 3

Februari 18, 2026
PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 1

PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 2

Februari 18, 2026

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif