Academiamu
No Result
View All Result
Minggu, Maret 8, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

3 Akademisi Undip masuk Daftar Top 2% Ilmuwan Berpengaruh di Dunia

by academiamu
November 5, 2021
in Info Kampus, Internasionalnews
Reading Time: 3 mins read
A A
3 Akademisi Undip masuk Daftar Top 2% Ilmuwan Berpengaruh di Dunia
156
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Tiga akademisi Universitas Diponegoro (Undip) masuk dalam daftar top 2% ilmuwan berpengaruh di dunia berdasarkan pemeringkatan dibuat oleh Standford University Amerika Setikat bekerja sama dengan Elsevier BV. Ketiga akademisi tersebut adalah Prof. Dr. rer. nat. Heru Susanto, , S.T., M.M., M.T., guru besar Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Undip; Sugiharto S.Pt., M.Sc., Ph.D, dosen di Departemen Peternakan Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip; dan Dr. Eng. Achmad Widodo, S.T., M.T. dari Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Undip.

Dalam publikasi yang dibuat berdasarkan pemeringkatan yang dilakukan Prof John Ioannidis bersama Jeroen Baas dan Kevin Boyack tersebut, nama tiga ilmuwan Undip masuk di jajaran 58 ilmuwan Indonesia yang masuk dalam dalam Top 2% World Ranking Scientists yang dipublikasikan Oktober tahun 2021 ini. Seleksi dalam pemeringkatan tersebut dilakukan dalam proses panjang dan detail.

RelatedPosts

PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 3

PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 2

PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 1

Top 2% World Ranking Scientists yang dipublikasikan Stanford University mendasarkan matriks penilaian pada basis data lebih dari 100 ribu saintis top. Basis data ini memuat informasi terstandar tentang sitasi, h-indeks, hm-indeks yang disesuaikan dengan penulisan bersama, serta indikator gabungan. Para ilmuwan diklasifikasikan kedalam 22 bidang dan 176 sub-bidang keilmuan.

Tahun 2021 terjadi peningkatan jumlah ilmuwan Indonesai yang masuk dalam daftar Top 2%; karena pada tahun 2020 jumlah peneliti Indonesia yang masuk ada 40 ilmuwan. Ini menunjukkan kiprah ilmuwan Indonesia makin mendapat tempat di skala global dan mampu memberi dampak luas bagi perkembangan ilmu pengetahuan.

Salah satu ilmuwan Undip, Prof. Dr. rer. nat. Heru Susanto, adalah sosok yang tekun dan intens mengembangkan penelitian tentang membrane dan sudah banyak menghasilkan karya ilmiah yang diakui. Heru Susanto yang saat ini menjabat Wakil Rektor II Undip menyampaikan rasa keterkejutannya saat melihat namanya masuk dalam daftar saintis paling berpengaruh di dunia tahun 2021.

“Saya merasa belum dapat berkontribusi secara signifikan dalam pengembangan iptek terutama dalam teknologi membran sebagai bidang riset saya. Terlebih lagi, banyak teman-teman Undip yang lebih baik dari saya sehingga mereka lebih pantas untuk masuk dalam daftar tersebut. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik, konsisten dalam riset dan berkontribusi bagi bangsa” tuturnya saat dihubungi pada Selasa (2/11/2021).

Dengan ungkapan senada, Sugiharto Ph.D yang masuk dalam daftar justru mengatakan ada banyak dosen-dosen Undip yang keilmuannya lebih mumpuni dan hebat-hebat dari dirinya. Menurut Sugiharto, salah satu wahana untuk bisa dikenal secara internasional adalah rajin penelitian, outputnya adalah jurnal internasional dan paten internasional.

“Topik penelitian saya mengenai pakan aditif atau pakan fungsional yang jika diberikan di ternak dapat mengurangi ketergantungan ternak terhadap antibiotik. Dengan diberikan pakan fungsional diharapkan ayam yang tanpa diberi antibiotik pada pakannya bisa tetap hidup dan berproduksi dengan baik” ungkap dosen yang fokus pada pengembangan keilmuan imunologi dan mikrobiologi pada hewan.

Sementara itu dosen di Departemen Teknik Mesin yang juga masuk Top 2% Dunia, Dr. Eng. Achmad Widodo, S.T., M.T, juga mengungkapkan tidak menduga sama sekali ada pemeringkatan tersebut, baru tahun ini ia mengetahuinya. Sedangkan bidang penelitiannya adalah diagnosis dan prognosis mesin dengan memanfaatkan kecerdasan buatan pada algoritma pemrograman komputer yang pada saat ini dikenal dengan machine learning (ML). Topik penelitian tersebut sudah lama ia lakukan, sejak tahun 2006 sampai sekarang masih bekerja di bidang diagnosis dan prognosis mesin.

“Manfaat dari penelitian ini adalah untuk mendukung sistem pemeliharaan mesin secara prescriptive dengan kemampuan diagnosis kerusakan mesin secara mandiri dan otomatis, memprediksi sisa umur pemakaian mesin atau remaining useful life, dan memberikan rekomendasi tindakan pemeliharaan yang harus dilakukan dengan mempertimbangkan data enterprise resource planning (ERP). Fokus penelitian juga melibatkan analisis big data dan pembuatan model kembaran digital atau digital twin dari sebuah entitas fisik bisa berupa mesin/asset/sistem yang sejalan dengan proses digititalisasi di era Industri 4.0.” jelasnya.

Ditanya harapannya untuk kemajuan Undip menuju World Class University (WCU), Dr. Achmad Widodo menuturkan bahwa Undip sudah sangat bagus dalam menanggapi isu WCU sehingga dapat menunjukan perannya dalam pengembangan Iptek secara global. Penelitian-penelitian yang sifatnya aplikatif perlu terus dikembangkan, disamping juga pengembangan penelitian yang bersifat fundamental.

Kepala Kesekretariat dan Protokol Undip, Dr. Agus Suherman, S.Pi., M.Si, mengatakan Rektor sangat bangga dan memberikan apresiasi atas raihan tersebut, dan berharap pencapaian itu menginsipirasi civitas akademika Undip. “Yang pasti, pesan Rektor, kita tidak boleh berpuas diri, tapi harus selalu bergerak karena dunia itu dinamis,” pungkasnya.

(Lin/UNDIP)

Baca Juga : Mahasiswa Fikes Unimma Raih Juara Tiga The 1st Asean International Student Competitions 2021

Tags: UNDIP

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1264 shares
    Share 506 Tweet 316
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    303 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    284 shares
    Share 114 Tweet 71

Recent News

PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 1

PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 3

Februari 18, 2026
PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 1

PENERAPAN PERDANA KHGT: UJIAN TERHADAP IKHTIAR Bagian 2

Februari 18, 2026

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif