Academiamu
No Result
View All Result
Kamis, Januari 22, 2026
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
Subscribe
Academiamu
  • Beranda
  • Advetorial
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh
No Result
View All Result
Academiamu
No Result
View All Result
Home Info Kampus

Ahli Pertahanan FISIP UI Bahas Posisi Indonesia dalam Konflik di Laut Natuna Utara

by academiamu
Januari 31, 2022
in Info Kampus, Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
Ahli Pertahanan FISIP UI Bahas Posisi Indonesia dalam Konflik di Laut Natuna Utara
165
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Indonesia  sudah berulangkali menegaskan tidak memiliki sengketa dengan China di Laut Natuna Utara, namun aktivitas sejumlah kapal ikan dan patroli China di ZEE Indonesia di sekitar Natuna menjadi persoalan perhatian. Menurut Edy Prasetyono, Ph.D., letak geografis wilayah Indonesia yang berada di gugusan perairan Laut Natuna Utara, menjadikan Indonesia sebagai salah satu medan adu pengaruh dan perang strategi Amerika Serikat dan China.

Dosen Program Studi (Prodi) Ilmu Hubungan Internasional, di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) tersebut menyampaikan tentang hal itu di hadapan puluhan dosen Seskoal yang melakukan studi banding ke FISIP UI pada (20/01). Selain perkenalan tentang FISIP UI, proses belajar-mengajar serta sistem akademis, studi banding diisi dengan kegiatan kuliah umum tentang Konflik Laut Natuna Utara ditinjau dari sisi politik, diplomasi, ekonomi dan hukum di Balai Sidang UI, Kampus Depok. Acara itu kemudian dilanjutkan dengan diskusi antara Laksamana Pertama TNI Judijanto, S.T, M.Si, M.A., dari Seskoal dan Edy Prasetyono dari FISIP UI.

RelatedPosts

Sosialisasi dan Workshop E-MESp 4Cs Mobile Terintegrasi Sekaresidenan sebagai Uji Coba Tahap 2

UMSA dan UMP Kerja Sama KKN Internasional

Mahasiswa Unismuh Latih Public Speaking Siswa

Edy menjelaskan Amerika Serikat menyadari posisi Indonesia yang sangat strategis. “China mempunyai kepercayaan yang tinggi dan persepsi Amerika Serikat is in decline. Amerika Serikat mempunyai pandangan bahwa China adalah salah satu strategic competitor yang mengancam posisi Amerika Serikat,” kata Edy.

Ia mengatakan bahwa strategi Amerika Serikat adalah beraliansi bilateral maupun multilateral dengan negara-negara besar dan konsepsi yang military heavy. Sedangkan China menekankan pragmatisme hubungan ekonomi, kerja sama pembangunan infrastruktur, dukungan politik serta penguatan militer di Laut Natuna Utara.

Laksamana Pertama TNI Judijanto memaparkan bahwa pada Januari 2020 puluhan kapal ikan milik China yang dikawal dengan kapal penjaga pantai dan kapal fregat pemerintah China, menerobos masuk ke wilayah ZEE lndonesia di perairan Laut Natuna Utara. Selain itu, situasi rawan konflik Laut Natuna Utara, meningkat hingga menuju titik krisis karena negara-negara di kawasan yang menentang klaim sepihak dari China, akan berlomba meningkatkan kekuatan pertahanan militernya.

“Dominasi China atas wilayah Laut Natuna Utara dapat membantu China melakukan satu atau lebih hal, seperti mengendalikan operasi penangkapan ikan dan kegiatan eksplorasi minyak dan gas di Laut Natuna Utara serta memaksa, mengintimidasi, maupun memberikan tekanan politik kepada negara lain yang berbatasan dengan Laut Natuna Utara,” kata Judijanto.

Lebih lanjut Judijanto menjelaskan, ada beberapa fakta permasalahan yang masih terjadi di perairan Natuna Utara, diantaranya belum terselesaikannya konflik terkait ZEE dan landasan kontinen, adanya kegiatan penangkapan ikan, serta China melakukan protes terhadap kegiatan eksplorasi migas Indonesia.

Dalam konflik di Laut Natuna Utara, klaim tersebut tumpang-tindih dengan wilayah perairan dan ZEE sejumlah negara ASEAN seperti Filipina, Vietnam, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Sementara Amerika Serikat menjadi negara yang aktif menentang klaim dan aksi sepihak China. (UI)

Baca Juga : Guru Besar IPB University Bahas Isu-Isu Perubahan Ekologi Global

Tags: UI

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN Lembaga Bimbingan Belajar CLeFUN

Popular News

  • Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    Keadaan VUCA Menjadi Semakin BANI

    1255 shares
    Share 502 Tweet 314
  • Prof. Dr. Muji Setiyo, S.T., M.T Guru Besar Termuda di Perguruan Tinggi Muhammadiyah

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Peran Statistika Dalam Era Digital

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Dirjen Pendidikan Tinggi : Mahasiswa Kembali Beraktivitas di Kampus

    302 shares
    Share 121 Tweet 76
  • WANITA BERKERUDUNG ITU PENDIRI UNIVERSITAS PERTAMA DI DUNIA

    282 shares
    Share 113 Tweet 71

Recent News

Sosialisasi dan Workshop E-MESp 4Cs Mobile Terintegrasi Sekaresidenan sebagai Uji Coba Tahap 2

Sosialisasi dan Workshop E-MESp 4Cs Mobile Terintegrasi Sekaresidenan sebagai Uji Coba Tahap 2

Desember 16, 2025
Gambar kerjasama UMSA-UMP

UMSA dan UMP Kerja Sama KKN Internasional

November 9, 2025

Kategori

  • Advetorial
  • blog
  • Info Kampus
  • Inspirasi
  • Internasionalnews
  • Opini
  • Sainstekno
  • Sosok
  • Tokoh

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

ACADEMIAMU

“Berita Academia Nomor Satu Di Indonesia.”

 

“The greatest leader is not necessarily the one who does the greatest things. He is the one that gets the people to do the greatest things.”

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif

No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepage
    • Beranda
    • Advetorial
    • Info Kampus
    • Inspirasi
    • Internasionalnews
    • Opini
    • Sainstekno
    • Sosok
    • Tokoh

© 2021 Portal Berita Media Online Nasional Academiamu ~ Smart Inovatif Inspiratif